Dari Kafe ke Panggung Besar, Ibnu Wildan Siap Gebrak Lewat Album “Perayaan Patah Hati”
Wildan mengusung warna pop rock yang dipadukan dengan berbagai elemen genre. Ia mengaku terinspirasi dari band legendaris Jepang, L'Arc-en-Ciel.

HALLONEWS.ID – Penyanyi pendatang baru, Ibnu Wildan Arsalan, siap meramaikan industri musik Tanah Air lewat karya orisinalnya. Pria yang akrab disapa Wildan ini tengah mempersiapkan album perdana bertajuk Perayaan Patah Hati.
Keputusan Wildan untuk merilis karya sendiri bukan tanpa alasan. Selama ini dikenal sebagai penyanyi kafe, ia merasa memiliki tanggung jawab sebagai musisi untuk menciptakan karya, bukan sekadar membawakan lagu orang lain.
“Kalau kata bapak saya, seniman itu harus punya karya. Banyak musisi kafe yang sudah nyaman, tapi kalau begitu, kita kehilangan jati diri sebagai seniman,” ujarnya saat ditemui di Jakarta, Kamis (2/4/2026).
Dalam proses kreatifnya, Wildan berkolaborasi dengan produser sekaligus penulis lagu, Rahmat Hidayat.
Bersama, mereka menyiapkan 10 lagu dengan benang merah tema patah hati dalam berbagai sudut pandang.
Tak Takut Dibandingkan dengan For Revenge
Judul album Perayaan Patah Hati kerap diasosiasikan dengan karya milik band For Revenge yang telah lebih dulu dikenal publik.
Namun, pihak manajemen menegaskan tidak khawatir dianggap meniru.

“Kami mengambil makna ‘merayakan patah hati’. Tema ini juga banyak digunakan di berbagai karya lain. Lagu-lagu di album ini tidak hanya tentang hubungan asmara, tetapi juga kehilangan dalam konteks yang lebih luas,” jelas Rahmat.
Eksplorasi Musik: Pop Rock hingga EDM
Dari sisi musikalitas, Wildan mengusung warna pop rock yang dipadukan dengan berbagai elemen genre. Ia mengaku terinspirasi dari band legendaris Jepang, L’Arc-en-Ciel.
“Album ini tidak melulu rock. Ada sentuhan EDM, ada juga punk rock, tapi tetap dalam benang merah pop rock,” katanya.
Sebagai langkah awal, Wildan akan merilis dua lagu pembuka bertajuk Jangan Patahkan Lagi dan Palung Jiwa.
Berdasarkan respons awal di media sosial, lagu Jangan Patahkan Lagi mendapat perhatian lebih karena liriknya yang dianggap dekat dengan pengalaman banyak orang.
Bidik Panggung Festival Besar
Wildan berharap karya perdananya dapat diterima luas oleh penikmat musik. Ke depan, ia menargetkan bisa tampil di berbagai festival musik besar di Indonesia, seperti Synchronize Fest dan Lalala Fest.
“Target pertama, karya ini bisa diterima. Setelah itu, saya ingin tampil di festival-festival besar,” pungkasnya. (HN)
