Viral, Ronaldo Diejek dengan Selebrasi “Siuuu” oleh Pendukung Kongo

Pelatih Afrika Selatan Hugo Broos mengkritik gaya bermain Ceko usai laga imbang 1-1 di Piala Dunia 2026. Menurutnya, Ceko lebih mengandalkan fisik dan permainan langsung daripada sepak bola atraktif.

Jumat, 19 Juni 2026 - 9:35 WIB
Viral, Ronaldo Diejek dengan Selebrasi “Siuuu” oleh Pendukung Kongo
Bintang Portugal Cristiano Ronaldo diejek pendukung Kongo dengan selebrasi ikonik “Siuuu” miliknya. (IG Cristiano Ronaldo for Hallonews).

HALLONEWS.ID – Hasil mengejutkan tersaji pada laga Grup K Piala Dunia 2026 saat tim nasional DR Kongo berhasil menahan Portugal 1-1 di Houston, Amerika Serikat.

Tak hanya meraih satu poin bersejarah, para pendukung DR Kongo juga mencuri perhatian dengan menirukan selebrasi khas Cristiano Ronaldo, “Siuuu”, sebagai bentuk perayaan usai pertandingan.

Tak banyak yang memperkirakan Kongo mampu mengimbangi Portugal yang diperkuat megabintang berusia 41 tahun, Cristiano Ronaldo. Namun, tim Afrika tersebut tampil disiplin dan sukses mengamankan hasil imbang yang terasa seperti kemenangan bagi para suporternya.

Portugal sebenarnya membuka keunggulan lebih dulu melalui João Neves pada menit keenam. Akan tetapi, DR Kongo mampu bangkit dan menyamakan kedudukan lewat Yoane Wissa menjelang turun minum. Gol tersebut tercatat sebagai gol pertama Kongo dalam sejarah penampilan mereka di putaran final Piala Dunia.

Setelah peluit panjang dibunyikan, ribuan pendukung DR Kongo yang hadir di stadion merayakan hasil tersebut dengan meneriakkan dan menirukan selebrasi “Siuuu” yang selama ini identik dengan Ronaldo. Aksi itu menjadi sorotan dan langsung viral di media sosial.

Ronaldo sendiri menjalani malam yang sulit. Kapten Portugal itu gagal mencetak gol dan beberapa kali kehilangan peluang. Penampilannya kembali menjadi bahan perdebatan setelah Portugal hanya mampu menghasilkan satu tembakan tepat sasaran sepanjang sisa pertandingan usai gol pembuka mereka.

Kekecewaan Portugal semakin terasa karena mereka datang ke turnamen sebagai salah satu favorit dari Eropa. Sementara itu, Kongo yang baru kembali ke Piala Dunia setelah absen selama 52 tahun justru tampil tanpa beban dan hampir mencuri kemenangan ketika Cedric Bakambu sempat membentur tiang gawang pada babak kedua.

Meski menuai kritik, Ronaldo tetap optimistis Portugal masih memiliki peluang besar melangkah jauh. Ia menegaskan perjalanan timnya di Piala Dunia masih panjang dan belum berakhir hanya karena hasil kurang memuaskan pada laga pertama.

Hasil imbang ini membuat persaingan Grup K semakin terbuka. Portugal kini dituntut tampil lebih baik pada laga berikutnya melawan Uzbekistan, sementara Kongo memperoleh suntikan kepercayaan diri besar setelah berhasil mencuri poin dari salah satu unggulan turnamen.(wib)