SMP IL Kapten Fatubaa Juara AIA Healthiest Schools Competition 2026, Raih Hadiah US$40.000
SMP IL Kapten Fatubaa dari Indonesia menjadi juara utama AIA Healthiest Schools Competition 2026 berkat inovasi mengolah limbah kulit pisang menjadi produk berkelanjutan.

HALLONEWS.ID – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Indonesia. SMP IL Kapten Fatubaa berhasil meraih gelar Juara Utama AIA Healthiest Schools Competition 2026 tingkat Asia Pasifik dan membawa pulang hadiah sebesar US$40.000.
Sekolah yang berada di Desa Fatubaa, wilayah perbatasan Indonesia, memenangkan kompetisi bergengsi tersebut berkat inovasi Huka Upcycling Project (HUP) yang mengolah limbah kulit pisang menjadi produk bernilai ekonomi, seperti es krim, kompos, dan pupuk cair.
Program tersebut memadukan pendidikan lingkungan, kewirausahaan, dan pemberdayaan masyarakat. Hingga kini, manfaat HUP telah dirasakan lebih dari 1.000 orang, mulai dari siswa, guru, keluarga, petani, hingga masyarakat di kawasan perbatasan.
Penghargaan diumumkan dalam seremoni regional AIA Healthiest Schools Competition 2026 di Bangkok, Thailand. Tahun ini, kompetisi diikuti hampir 1.000 karya dari sembilan negara Asia Pasifik, menjadikannya penyelenggaraan dengan partisipasi tertinggi sejak pertama kali digelar.
Head Judge AIA Healthiest Schools Competition sekaligus Group Chief Marketing Officer AIA, Stuart A. Spencer, mengatakan program tersebut mendorong generasi muda mengubah pengetahuan tentang kesehatan menjadi aksi nyata.
“Melalui program ini, para siswa membangun kebiasaan hidup sehat sekaligus mengembangkan kreativitas, kemampuan memecahkan masalah, dan kerja sama. Selamat kepada SMP IL Kapten Fatubaa yang telah menginspirasi generasi muda di Asia,” ujarnya.
Sementara itu, Group Chief Executive and President AIA, Lee Yuan Siong, menilai perubahan besar dapat dimulai dari kebiasaan sederhana di lingkungan sekolah.
Guru SMP IL Kapten Fatubaa, Antonius Kapitan, mengaku bangga atas pencapaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus mengembangkan proyek yang bermanfaat bagi siswa dan masyarakat.
“Kami tidak menyangka bisa menjadi pemenang. Tujuan kami bukan sekadar meraih penghargaan, tetapi memastikan proyek ini terus berjalan demi masa depan siswa dan komunitas di sekitar kami,” katanya.
Ke depan, sekolah menargetkan memperoleh sertifikasi BPOM, mengembangkan paten produk, memperluas implementasi HUP ke sekolah lain, serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai mitra.
Selain memilih juara utama, AIA juga memberikan penghargaan kategori kepada sekolah dari Vietnam, Malaysia, Tiongkok, dan Kamboja. Masing-masing menerima hadiah sebesar US$15.000 untuk mendukung program kesehatan dan kesejahteraan di sekolah mereka.
AIA Healthiest Schools Competition merupakan bagian dari inisiatif AIA One Billion yang menargetkan satu miliar orang di Asia menjalani hidup lebih sehat, lebih lama, dan lebih baik pada 2030 melalui pendidikan kesehatan, pola hidup aktif, kesehatan mental, dan keberlanjutan.(HN)
