Pengaruh Jude Bellingham di Piala Dunia 2026 Bikin Merinding
Gary Neville memuji Jude Bellingham usai membawa Inggris mengalahkan Norwegia. Legenda MU itu menyebut pengaruh Bellingham di Piala Dunia 2026 luar biasa.

HALLONEWS.ID – Legenda Manchester United sekaligus pundit sepak bola, Gary Neville, memberikan pujian setinggi langit kepada Jude Bellingham setelah gelandang berusia 23 tahun itu membawa Timnas Inggris menang 2-1 atas Norwegia pada perempat final Piala Dunia 2026.
Bellingham jadi pahlawan kemenangan The Three Lions dengan mencetak dua gol, termasuk gol penentu di babak perpanjangan waktu. Berkat hasil tersebut, Inggris melaju ke semifinal dan akan menghadapi Argentina dalam perebutan tiket ke partai puncak.
Dalam wawancara bersama Sky Sports, Minggu (12/7/2026), Neville mengaku belum pernah melihat pemain Inggris memberikan dampak sebesar yang ditunjukkan Bellingham sepanjang turnamen.
“Penampilannya benar-benar luar biasa. Jujur, saya sampai merinding melihat apa yang ia lakukan. Saya tidak pernah melihat pemain Inggris memiliki pengaruh sebesar ini di sebuah turnamen,” kata Neville.
Neville membandingkan performa Bellingham dengan sejumlah legenda Inggris seperti Paul Gascoigne di Euro 1996, Michael Owen di Piala Dunia 1998, hingga Wayne Rooney pada Euro 2004.
Menurutnya, kontribusi gelandang Real Madrid tersebut telah melampaui semuanya.
“Ini bukan lagi calon superstar Inggris. Dia adalah superstar Inggris saat ini. Apa yang dilakukan pemain berusia 23 tahun ini benar-benar luar biasa,” ujarnya.
Bellingham kini telah mengoleksi enam gol sepanjang Piala Dunia 2026. Selain tajam di depan gawang, ia juga dinilai tampil dominan dalam membantu pertahanan dan mengangkat performa rekan-rekannya di lapangan.
Catatan itu membuatnya sejajar dengan Harry Kane sebagai pencetak gol terbanyak Inggris di turnamen ini.
Neville juga menilai sosok Bellingham telah menjadi inspirasi bagi generasi muda Inggris. Menurutnya, banyak anak-anak yang kini menjadikan sang gelandang sebagai panutan karena dedikasi, semangat juang, dan kualitas permainannya.
Di sisi lain, Neville tidak mempermasalahkan perbedaan pendapat antara Bellingham dan pelatih Thomas Tuchel seusai pertandingan. Ia justru menilai dinamika tersebut sebagai hal yang wajar dalam tim yang memiliki ambisi besar meraih gelar juara dunia.
Meski mengakui permainan Inggris belum sepenuhnya meyakinkan, Neville optimistis kehadiran pemain-pemain penentu seperti Bellingham dan Harry Kane menjadi modal penting untuk menghadapi Argentina di semifinal.
Ia meyakini momen-momen besar di turnamen seperti Piala Dunia kerap ditentukan oleh aksi individu pemain kelas dunia, dan Inggris kini memiliki sosok tersebut dalam diri Jude Bellingham. (wib)
