Sesko Kembali Jadi Penentu, MU Tembus Empat Besar

Benjamin Sesko kembali jadi pahlawan dari bangku cadangan saat Manchester United menundukkan Everton. MU raih clean sheet tandang pertama sejak Maret 2025 dan tembus empat besar.

Selasa, 24 Februari 2026 - 8:00 WIB
Sesko Kembali Jadi Penentu, MU Tembus Empat Besar
Kiper muda United Senne Lammens tampil luar biasa dengan mencatatkan empat penyelamatan penting dan empat sapuan krusial. Foto: IG Manchester United

HALLONEWS.ID – Ketika permainan tak kunjung mengalir dan laga tampak menuju hasil imbang tanpa warna, satu momen kilat mengubah segalanya.

Benjamin Sesko kembali membuktikan diri sebagai “super-sub” paling mematikan milik Manchester United, mengantar timnya menang tipis atas Everton sekaligus menembus empat besar klasemen.

Gol Sesko di babak kedua bukan sekadar penentu kemenangan. Itu adalah gol ketiganya musim ini sebagai pemain pengganti—catatan terbaik di liga sejauh ini.

Striker Slovenia berusia 22 tahun tersebut sekali lagi menunjukkan bahwa kesabaran bisa berbuah manis.

Kemenangan ini terasa semakin krusial karena sehari sebelumnya Chelsea kehilangan poin saat menghadapi Burnley. Persaingan zona Liga Champions pun terbuka lebar.

Namun jalan menuju tiga poin tak mudah. Sepanjang babak pertama, United tampak kesulitan membongkar pertahanan Everton. Tempo lambat, kreativitas minim, dan kurangnya sentuhan akhir membuat laga berjalan datar.

Semua berubah lewat satu skema transisi cepat. Umpan brilian dari Matheus Cunha mengawali serangan yang diteruskan Bryan Mbeumo sebelum akhirnya diselesaikan dengan tenang oleh Sesko. Sentuhan sederhana, dampak luar biasa.

Jika Sesko menjadi algojo, maka Senne Lammens adalah fondasi kemenangan. Kiper muda United itu tampil luar biasa di menit-menit akhir, mencatatkan empat penyelamatan penting dan empat sapuan krusial.

Penyelamatan terbaiknya datang saat menggagalkan sepakan jarak jauh Michael Keane. Refleks cepatnya memastikan United membawa pulang clean sheet tandang pertama mereka di liga sejak Maret 2025.

“Ini tentang kerja keras dan kebersamaan,” ujar Lammens kepada Sky Sports, Selasa (24/2/2026). Ia mengakui timnya belum tampil optimal dalam penguasaan bola, namun soliditas lini belakang menjadi pembeda.

Pelatih kepala Michael Carrick menegaskan bahwa kemenangan seperti ini sama berharganya dengan performa gemilang.

“Kami tahu akan ada periode sulit. Yang penting adalah semangat, pengorbanan, dan kemauan bekerja bersama,” ujarnya.

Carrick juga memberi sinyal jelas tentang masa depan Sesko. Ia menyebut sang striker sedang dalam kondisi bagus dan akan menjadi bagian penting proyek jangka panjang klub.

United kini mencatat 10 pertandingan tanpa kekalahan—indikasi bahwa fondasi tim mulai kokoh. Meski belum selalu bermain indah, efektivitas dan disiplin pertahanan menjadi senjata utama.

Dalam persaingan papan atas yang semakin ketat, memiliki pemain yang mampu mengubah jalannya pertandingan dari bangku cadangan adalah kemewahan tersendiri.

Sesko tampaknya menikmati peran tersebut—dan mungkin sedang menulis bab baru dalam perjalanannya di Old Trafford.

Golnya mungkin bukan yang paling spektakuler, tetapi seperti kata Lammens, “terkadang gol yang lahir dari kerja keras adalah yang terbaik.”

Dan bagi United, tiga poin ini terasa jauh lebih dari sekadar kemenangan biasa.(wib)