Tol Jakarta-Cikampek Dipoles Jelang Mudik, 271 Titik Aspal Diperbaiki
Jasamarga Transjawa Tol memperbaiki 271 titik aspal di Ruas Tol Jakarta-Cikampek jelang mudik Lebaran 2026 untuk menjaga keselamatan dan kelancaran lalu lintas pemudik.

HALLONEWS.ID – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mengebut perbaikan Ruas Tol Jakarta–Cikampek jelang arus mudik Lebaran 2026 dengan menambal ratusan titik kerusakan aspal, menyusul proyeksi lonjakan volume kendaraan selama Ramadan dan Idulfitri.
Pemeliharaan dilakukan secara bertahap sejak akhir Februari 2026 di tengah intensitas hujan yang masih tinggi di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat. JTT menyebut pekerjaan ini sebagai langkah preventif untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan tol.
“Pemeliharaan dilakukan secara berkala dan terukur agar kualitas perkerasan tetap optimal, terutama menghadapi periode arus mudik yang diperkirakan meningkat signifikan,” kata Vice President Corporate Secretary and Legal JTT, Ria Paallo, Rabu (25/2/2026).
Pada Senin (23/2), JTT melakukan pekerjaan patching hotmix di 138 titik pada Jalur A (arah Cikampek). Titik-titik perbaikan tersebar dari KM 10+700 hingga KM 43+850, termasuk di area akses masuk dan keluar Cikarang Barat 1 dikenal sebagai salah satu simpul lalu lintas tersibuk.
Sementara Jalur B (arah Jakarta), perusahaan memperbaiki 133 titik kerusakan di rentang KM 72+350 hingga KM 10+415. Selain patching, JTT juga melakukan scrapping, filling, dan overlay di KM 42+600 hingga KM 42+475 memperkuat struktur perkerasan di lajur bahu dalam.
Perawatan lanjutan dijadwalkan berlangsung malam hari guna meminimalkan gangguan lalu lintas. Pada Jalur A, patching hotmix di 25 titik tambahan dari KM 19+750 hingga KM 47+050. Sedangkan Jalur B akan mendapat 44 titik penanganan dari KM 43+650 hingga KM 02+300.
Tol Jakarta-Cikampek merupakan salah satu koridor utama arus mudik Jawa Barat dan Jawa Tengah. Setiap musim Lebaran, ruas ini menjadi titik krusial pergerakan kendaraan menuju Trans-Jawa.
JTT menilai pemeliharaan perkerasan menjadi faktor krusial untuk mencegah kecelakaan lalu lintas akibat jalan rusak, genangan air, maupun keausan aspal akibat beban kendaraan berat.
“Pekerjaan ini bersifat preventif agar pengguna jalan tetap nyaman dan aman, sekaligus menjaga standar layanan operasional,” kata Ria.
Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk memperhatikan informasi lalu lintas selama pekerjaan berlangsung. JTT memasang spanduk informasi serta memanfaatkan Dynamic Message Sign (DMS) untuk memberi peringatan dini kepada pengendara.
JTT menyampaikan permohonan maaf atas potensi gangguan lalu lintas selama pemeliharaan berlangsung. “Kami mengapresiasi kerja sama pengguna jalan yang tetap tertib dan mengikuti pengaturan lalu lintas selama pekerjaan berlangsung,” tutupnya. (dul)
