Napi Kabur Lapas Wamena Akhirnya Tertangkap di Yahukimo, Ternyata Terlibat KKB!
Napi kabur dari Lapas Wamena akhirnya ditangkap di Yahukimo. Terungkap, pelaku diduga terlibat KKB dan kasus pembunuhan polisi.

HALLONEWS.ID – Upaya pelarian seorang narapidana dari Lapas Klas IIB Wamena akhirnya berakhir. Tim Satgas Operasi Damai Cartenz berhasil menangkap Ferly Wesabla alias Ferlin (22), napi yang sempat buron sejak Februari 2025.
Penangkapan dilakukan di kawasan Kompleks Perumahan Ekselon II, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Senin (16/3) sekitar pukul 17.50 WIT.
Ferly diketahui merupakan salah satu dari tujuh narapidana yang melarikan diri dari Lapas Wamena. Ia juga terindikasi memiliki keterkaitan dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang beroperasi di wilayah Yahukimo.
Aparat berhasil melacak keberadaan pelaku setelah menerima informasi dari masyarakat. Tim kemudian melakukan pemantauan intensif sebelum akhirnya menangkap Ferly saat hendak menuju rumah keluarganya.
Saat proses penangkapan, Ferly sempat mencoba melarikan diri dan bersembunyi di semak-semak. Namun, upaya tersebut gagal setelah petugas melakukan pengejaran cepat dan berhasil mengamankannya.
Dari tangan pelaku, aparat turut menyita sejumlah barang, termasuk sepeda motor tanpa pelat nomor, headset, charger ponsel, serta tas noken.
Ferly sendiri diketahui merupakan terpidana kasus pembunuhan anggota Polres Yahukimo pada tahun 2024, yang telah divonis bersalah oleh pengadilan.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, menegaskan bahwa penangkapan ini merupakan bagian dari komitmen aparat dalam menjaga keamanan di Papua.
“Ini bukti bahwa aparat tidak akan berhenti mengejar pelaku kejahatan, termasuk mereka yang mencoba melarikan diri dari proses hukum,” ujarnya.
Saat ini, Ferly telah diamankan di Polres Yahukimo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Aparat juga terus mengembangkan kasus ini guna menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Sementara itu, aparat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan aktif melaporkan aktivitas mencurigakan demi menjaga situasi keamanan tetap kondusif. (min)
