600 Paket Fidyah Dompet Dhuafa Bantu Penyintas Banjir Aceh Tamiang Bertahan di Bulan Ramadan
Dompet Dhuafa menyalurkan 600 paket fidyah untuk penyintas banjir di Aceh Tamiang selama Ramadan 1447 H, membantu kebutuhan pangan warga terdampak.

HALLONEWS.ID – Ratusan penyintas banjir di Aceh Tamiang merasakan manfaat bantuan kemanusiaan selama bulan Ramadan 1447 Hijriah.
Melalui program fidyah, Dompet Dhuafa menyalurkan sebanyak 600 paket makanan berbuka puasa kepada warga terdampak bencana.
Penyaluran dilakukan oleh tim Disaster Management Center Dompet Dhuafa di dua lokasi terdampak, yakni Desa Benua Raja dan Kampung Durian, Kecamatan Rantau. Bantuan ini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang masih dalam masa pemulihan pascabanjir.
Program fidyah tersebut berasal dari donasi masyarakat yang disalurkan melalui kanal digital Dompet Dhuafa. Bantuan dikemas dalam bentuk hidangan siap santap untuk berbuka puasa, sekaligus dapat dimanfaatkan kembali untuk sahur oleh para penerima manfaat.
Salah satu penerima bantuan, Rani, warga Dusun Melati, Desa Benua Raja, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima. Ia mendapatkan lima porsi makanan untuk keluarganya, yang terdiri dari ibu, suami, dan dua anaknya.
“Alhamdulillah hari ini bisa dapat makanan berbuka puasa. Jadi bisa menghemat pengeluaran. Makanan ini juga bisa untuk sahur,” ujarnya.
Menurut Rani, kondisi ekonomi keluarganya masih belum stabil sejak banjir melanda wilayah tersebut. Bantuan fidyah ini dinilai sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama di bulan Ramadan yang identik dengan peningkatan konsumsi pangan.
Sementara itu, Ahmad Yamin selaku penanggung jawab respons lapangan menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen Dompet Dhuafa dalam mendampingi masyarakat terdampak bencana, tidak hanya pada fase tanggap darurat tetapi juga saat pemulihan.
“Penyaluran fidyah ini diharapkan dapat membantu kebutuhan pangan warga, khususnya saat berbuka puasa. Ini juga menjadi bentuk kehadiran kami dalam proses pemulihan pascabanjir,” jelasnya.
Selain memberikan bantuan pangan, Dompet Dhuafa juga terus mendorong penguatan masyarakat melalui berbagai program berkelanjutan. Pendekatan ini dilakukan agar para penyintas tidak hanya bergantung pada bantuan, tetapi juga mampu bangkit secara mandiri.
Sebagai lembaga filantropi Islam, Dompet Dhuafa telah lebih dari tiga dekade berkiprah dalam pemberdayaan masyarakat dhuafa di Indonesia. Program-programnya mencakup berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga sosial kebencanaan dan dakwah budaya.
Dengan adanya bantuan fidyah ini, diharapkan para penyintas banjir di Aceh Tamiang dapat menjalani ibadah Ramadan dengan lebih tenang dan layak, meskipun masih dalam situasi pemulihan.(adv)
