Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Ditangkap, Ini Deretan Aksi Sadisnya

Pelaku diamankan di Kampung Peruleme, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya. Ia merupakan anggota kelompok bersenjata Kodap XII Lanny Jaya dan telah lama masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Jumat, 3 April 2026 - 16:46 WIB
Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Ditangkap, Ini Deretan Aksi Sadisnya
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap Pulan Wonda alias Kamenak, buronan kasus kekerasan bersenjata di Papua. Humas Polri for hallonews

HALLONEWS.ID – Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap Pulan Wonda alias Kamenak, buronan kasus kekerasan bersenjata di Papua.

Salah satu aksi kekerasannya adalah melakukan serangan tembakan terhadap rombongan Tito Karnavian pada 28 November 2012 yang saat itu menjabat Kapolda Papua di Distrik Pirime, Kabupaten Lanny Jaya.

Pelaku diamankan pada Kamis (2/4/2026) di Kampung Peruleme, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya. Ia merupakan anggota kelompok bersenjata Kodap XII Lanny Jaya dan telah lama masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengatakan penangkapan dilakukan setelah aparat mendeteksi keberadaan pelaku di sebuah bengkel motor di wilayah Kota Mulia.

Saat hendak diamankan, pelaku berupaya melarikan diri dengan menabrak kendaraan petugas. Aparat sempat memberikan dua kali tembakan peringatan, namun tidak diindahkan.

“Sehingga dilakukan tindakan tegas terukur yang melumpuhkan pelaku pada bagian kaki kanan,” kata Yusuf, Jumat (3/4/2026).

Adapun barang bukti yang diamankan dari tangan pelaku antara lain 1 unit sepeda motor Jupiter MX 135 cc warna hitam, 3 buah ponseol, STNK dan kunci motor, tas hitam, topi loreng, dompet, noken, 3 lembar uang palsu dan arang pribadi lainnya.

Polisi mengungkap pelaku memiliki rekam jejak panjang dalam berbagai aksi kekerasan sejak 2010 termasuk penyerangan terhadap aparat keamanan dan warga sipil di wilayah Puncak Jaya dan Lanny Jaya.

Pada tahun 2010, pelaku dan kelompoknya menyerang warga Kampung Wandenggobak, Distrik Mulia. Dua warga dilaporkan meninggal dunia dan dua lainnya luka-luka.

Kemudian pada tahun 2010, pelaku dan kelompoknya juga menyerang Kampung Lumbuk Tingginambut. Dalam insiden ini, tiga anggota Polri mengalami luka-luka.

Masih di tahun 2010, pelaku menyerang Kampung Sanoba. Seorang polisi meninggal dunia dan lainnya luka-luka.

Lalu pada Januari 2012, pelaku dan kelompoknya melakukan penyerangan di Kampung Wuyukwi, Distrik Mulia hingga terjadi kontak senjata.

Selanjutnya masih di bulan Januari 2012, pelaku dan kelompoknya menyerang Kampung Wandenggobak. Dalam peristiwa ini seorang warga dilaporkan meninggal dunia.

Pada November 2012, pelaku dan kelompoknya menyerang dan perampasans senjata api di Mapolsek Pirime, Kabupaten Lanny Jaya. Dalam penyerangan ini, Kapolsek dan dua anggotanya meninggal dunia.

Masih di bulan November 2012, pelaku menyerang Desa Nambume, Distrik Pirime, Kabupaten Lanny Jaya. Target kali ini adalah rombongan Kapolda Papua saat itu, Jenderal Tito Karnavian.

Pada Desember 2012, di kawasan Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, pelaku membunuh seorang warga sipil.

Selanjutnya tahun 2014, pelaku melakukan aksi brutal di Distrik Pirime. Dalam aksinya, seorang anggota TNI dan Polri mengalami luka. (min)