Dorong Sanitasi Sehat, Dompet Dhuafa Salurkan Material Jamban untuk 37 Warga Desa Pagar Dewa
Dompet Dhuafa Sumsel melalui LKC menyalurkan material jamban untuk 37 warga Desa Pagar Dewa, OKU, guna meningkatkan sanitasi dan mendorong hidup bersih.

HALLONEWS.ID – Dompet Dhuafa melalui Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Sumatera Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat desa.
Kali ini, program difokuskan pada penyaluran material jamban bagi 37 warga di Desa Pagar Dewa, Kecamatan Lengkiti, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan.
Kegiatan yang berlangsung pada 21 April 2026 ini merupakan bagian dari program peningkatan sanitasi lingkungan. Tujuannya adalah menyediakan akses jamban layak sekaligus mendorong perubahan perilaku hidup bersih dan sehat di tingkat keluarga.
Kepala LKC Dompet Dhuafa Sumsel, Tri Hartati, menyampaikan bahwa program ini menjadi langkah strategis dalam mendukung kesehatan masyarakat berbasis lingkungan.
“Program ini tidak hanya menyediakan fasilitas jamban yang layak, tetapi juga mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Penyaluran material jamban ini telah memasuki tahap ke-6, menandakan keberlanjutan program dalam mendukung fasilitas sanitasi dasar di desa. Bantuan diberikan secara bertahap sesuai jadwal distribusi yang telah ditentukan.
Dalam pelaksanaannya, material disalurkan langsung kepada penerima manfaat. Setiap keluarga kemudian akan membangun jamban secara mandiri di rumah masing-masing. Proses pembangunan diperkirakan berlangsung selama 28 hari.
Skema pembangunan mandiri ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kepemilikan terhadap fasilitas yang dibangun. Selain itu, pendekatan ini juga dinilai efektif dalam meningkatkan partisipasi aktif masyarakat.
Salah satu penerima manfaat, Rusilawati, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut. Ia berharap fasilitas jamban yang dibangun dapat meningkatkan kenyamanan dan kesehatan keluarganya.
Program ini juga diharapkan dapat mendorong Desa Pagar Dewa mencapai status Open Defecation Free (ODF), yakni kondisi di mana masyarakat tidak lagi melakukan buang air besar sembarangan.
Melalui program sanitasi ini, Dompet Dhuafa tidak hanya berfokus pada penyediaan infrastruktur, tetapi juga edukasi masyarakat. Pendekatan berbasis pemberdayaan ini diyakini mampu memberikan dampak jangka panjang terhadap kualitas hidup warga.
Ke depan, Dompet Dhuafa Sumsel berkomitmen untuk terus menghadirkan program serupa dengan melibatkan masyarakat dan pemangku kepentingan, guna menciptakan lingkungan desa yang sehat, bersih, dan berkelanjutan.(adv)
