Kepercayaan Publik terhadap Polri Capai 82,4 Persen, Hasan Nasbi Sebut Hasil Kerja Keras
Survei Litbang Kompas 2026 mencatat tingkat kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 82,4 persen. Hasan Nasbi menilai capaian ini patut diapresiasi sekaligus dijaga melalui pelayanan yang konsisten.

HALLONEWS.ID – Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri menunjukkan tren peningkatan pada 2026. Hasil survei Litbang Kompas mencatat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian mencapai 82,4 persen, naik dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 76,2 persen.
Peningkatan tersebut dinilai mencerminkan membaiknya persepsi masyarakat terhadap kinerja Polri, baik dalam aspek pelayanan publik, penegakan hukum, maupun pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Survei Litbang Kompas dilakukan pada 1 April hingga 20 Juni 2026 dengan melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi. Penelitian menggunakan metode sampel acak berkala dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error 2,8 persen.
Selain tingkat kepercayaan yang meningkat, survei juga menunjukkan adanya kenaikan pada indikator lain. Kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian tercatat naik dari 65,1 persen pada 2025 menjadi 67,6 persen pada 2026. Sementara citra positif Polri meningkat dari 64,4 persen menjadi 71,5 persen.
Penasehat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Hasan Nasbi, menyambut positif capaian tersebut. Ia menilai tren peningkatan pada aspek kepercayaan, kepuasan, dan citra institusi merupakan modal penting yang harus terus dipertahankan.
Menurut Hasan, tingginya tingkat kepercayaan publik merupakan hasil dari proses panjang yang membutuhkan kerja keras seluruh jajaran kepolisian. Karena itu, menjaga konsistensi pelayanan dan profesionalisme menjadi tantangan yang tidak kalah penting.
Ia berharap Polri terus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat, meningkatkan transparansi, serta menjaga responsivitas dalam menjalankan tugas agar tren positif persepsi publik dapat terus berlanjut.
Capaian ini juga dinilai sebagai gambaran dari berbagai upaya pembenahan yang dilakukan Polri, mulai dari reformasi birokrasi, penguatan akuntabilitas, hingga peningkatan pelayanan publik yang lebih cepat, humanis, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan meningkatnya tingkat kepercayaan publik, Polri diharapkan mampu terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif sekaligus memperkuat legitimasi institusi di tengah masyarakat. (min)
