Derbi London Panas! Arteta Tantang Arsenal Bangkit, Tudor Sesumbar Spurs Tak akan Terdegradasi
Derbi London Utara memanas! Mikel Arteta tantang Arsenal bangkit usai hasil mengecewakan, sementara Igor Tudor yakin Spurs tak akan terdegradasi. Simak ulasan lengkapnya.

HALLONEWS.ID – Derbi London Utara antara Arsenal dan Tottenham Hotspur akhir pekan ini dipastikan berlangsung panas. Laga yang digelar Minggu (22/2/2026) di Tottenham Hotspur Stadium itu jadi momen krusial bagi kedua tim dengan kepentingan berbeda: Arsenal memburu gelar, Spurs menghindari jurang degradasi.
Manajer Arsenal Mikel Arteta mendesak anak asuhnya untuk “menunjukkan kemampuan mereka” setelah hasil imbang 2-2 melawan Wolverhampton Wanderers yang memicu kritik terhadap mentalitas tim.
Arsenal sebelumnya sempat unggul dua gol, namun gagal mempertahankan keunggulan. Hasil tersebut membuat The Gunners telah kehilangan tujuh poin dari posisi unggul sejak awal tahun dan hanya meraih dua kemenangan dari tujuh laga terakhir di Premier League.
Arteta menegaskan timnya harus segera bangkit.
“Yang membuat saya tertarik adalah pertandingan selanjutnya. Kita harus bereaksi. Kita harus mengendalikan apa yang terjadi berikutnya,” tegasnya jelang laga.
Derbi ini juga disebut sebagai ujian mental, terutama setelah muncul label negatif dari sebagian pihak yang menyebut Arsenal sebagai “tim yang selalu gagal” dalam momen krusial perebutan gelar.
Namun Arteta tak ingin larut dalam tekanan psikologis. Ia meminta timnya fokus penuh pada laga kontra Spurs.
“Kita harus menunjukkannya pada hari Minggu,” katanya.
Kabar baik datang dari ruang medis. Martin Ødegaard dan Kai Havertz berpeluang besar kembali memperkuat Arsenal dalam laga penting tersebut.
Tudor Tetap Percaya Diri
Di sisi lain, pelatih baru Tottenham, Igor Tudor, tampil penuh keyakinan meski timnya hanya berjarak lima poin dari zona degradasi.
Saat ditanya seberapa yakin Spurs akan tetap bertahan di Premier League musim depan, Tudor menjawab tegas, “Seratus persen.”
Menurutnya, tim tidak boleh terjebak memikirkan ancaman degradasi. Ia lebih menekankan fokus pada proses latihan dan peningkatan performa.
“Posisi adalah konsekuensi dari apa yang kita lakukan setiap hari. Tidak ada gunanya memikirkan degradasi,” ujarnya.
Laga kontra Arsenal akan jadi ujian perdana Tudor di derbi London Utara. Ia menyebut pertandingan ini sebagai momen sempurna untuk memulai perubahan.
“Ini pertandingan luar biasa untuk memulai kembali. Kita harus menunjukkan bahwa kita peduli dan ingin segera berubah,” katanya.
Tudor juga belum mengungkap siapa yang akan menjadi kapten menggantikan Cristian Romero yang absen karena sanksi.
Bagi Arsenal, kemenangan akan menjaga asa dalam perburuan gelar dan meredam keraguan publik. Sementara bagi Spurs, tiga poin bisa menjauhkan mereka dari tekanan zona merah sekaligus memberi suntikan moral di era baru kepelatihan Tudor.
Derbi London Utara kali ini bukan sekadar rivalitas tradisional, melainkan pertarungan harga diri, mentalitas, dan masa depan musim 2026.(wib)
