Lautan Pelayat Iringi Pemakaman Khamenei, Trump Janji Tahan Diri

Jutaan warga Iran memadati Teheran untuk pemakaman Ali Khamenei. Donald Trump menyatakan akan menahan diri demi menjaga ketenangan selama prosesi berlangsung.

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:33 WIB
Lautan Pelayat Iringi Pemakaman Khamenei, Trump Janji Tahan Diri
Jutaan warga Iran memadati Teheran untuk pemakaman Ali Khamenei. (X @Alexsthgrt for Hallonews)

HALLONEWS.ID – Jutaan warga Iran memadati jalan-jalan di Teheran untuk mengikuti prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel pada Februari 2026.

Upacara tersebut menjadi salah satu prosesi pemakaman terbesar dalam sejarah Republik Islam Iran.

Prosesi pemakaman berlangsung di Kompleks Imam Khomeini Grand Mosalla dengan pengamanan ketat. Para pelayat mengenakan pakaian hitam, mengibarkan bendera Iran, serta meneriakkan slogan-slogan yang mengecam Amerika Serikat dan Israel.

Pemerintah Iran juga menggelar rangkaian upacara penghormatan yang akan berlangsung selama beberapa hari di sejumlah kota suci sebelum jenazah dimakamkan.

Di tengah prosesi tersebut, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan pihaknya akan menjaga situasi tetap tenang dan menghindari tindakan yang dapat memicu eskalasi baru selama masa pemakaman berlangsung.

Pernyataan itu disampaikan ketika gencatan senjata antara kedua pihak masih berada dalam kondisi rapuh.

Meski demikian, ketegangan di kawasan Timur Tengah belum sepenuhnya mereda. Pemerintah Iran menegaskan akan tetap mempertahankan sikapnya terhadap Amerika Serikat dan Israel, sementara sejumlah pihak internasional terus mendorong proses diplomasi agar konflik tidak kembali meluas.

Pemakaman Khamenei juga menjadi momentum penting bagi kepemimpinan baru Iran setelah wafatnya tokoh yang memimpin negara tersebut selama puluhan tahun.

Pemerintah berharap prosesi ini menjadi simbol persatuan nasional di tengah situasi keamanan dan politik yang masih penuh tantangan. (wib)