Tak Terhentikan! James Milner Pecahkan Rekor Premier League di Usia 40 Tahun Saat Brighton Tumbangkan Brentford
James Milner pecahkan rekor 654 penampilan Premier League di usia 40 tahun saat Brighton menang 2-0 atas Brentford. Simak momen bersejarah dan pernyataan lengkapnya.

HALLONEWS.ID – James Milner kembali membuktikan bahwa usia hanyalah angka. Di usia 40 tahun, gelandang veteran ini mencatatkan sejarah baru dalam lanjutan Premier League saat membawa Brighton & Hove Albion menang 2-0 atas Brentford FC, Sabtu (21/2/2026).
Milner tampil sebagai starter dan resmi mencatatkan penampilan ke-654 di Premier League.
Catatan tersebut menjadikannya sebagai pemain dengan jumlah laga terbanyak sepanjang sejarah kompetisi kasta tertinggi sepak bola Inggris, melewati rekor sebelumnya yang telah bertahan bertahun-tahun.
Meski tak lagi berada di usia emas pesepak bola, Milner tetap menunjukkan kualitas dan kepemimpinan di lini tengah.
Ia berperan penting menjaga keseimbangan permainan Brighton, membantu sirkulasi bola, serta menjadi figur berpengalaman yang menenangkan ritme pertandingan.
Disiplin taktik dan etos kerjanya kembali menjadi fondasi penting kemenangan tim tamu.
Brighton sendiri tampil efektif sejak babak pertama. Serangan cepat dan organisasi permainan yang rapi membuat Brentford kesulitan mengembangkan permainan.
Dua gol yang tercipta sebelum turun minum menjadi bukti dominasi tim berjuluk The Seagulls tersebut. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-0 tetap bertahan.
Namun sorotan utama tetap tertuju pada Milner. Saat ia ditarik keluar menjelang akhir pertandingan, tepuk tangan bergemuruh dari para pendukung kedua tim.
Momen tersebut menjadi simbol penghormatan atas konsistensi dan dedikasinya selama lebih dari dua dekade berkarier di level tertinggi.
Menariknya, Milner justru merespons pencapaiannya dengan rendah hati. “Akan menyenangkan jika kita berhenti membicarakannya — terutama karena kemenangan hari ini sangat penting,” ujarnya seperti dikutip skysport, Minggu (22/2/2026).
Ia menegaskan bahwa fokus utamanya selalu pada tim, bukan pencapaian pribadi.
“Saya hanya selalu ingin berperan dalam peningkatan tim, menjadi lebih baik, dan memenangkan pertandingan. Melewati angka tersebut memang besar, tetapi ini bukan sesuatu yang saya fokuskan,” tambahnya.
Milner juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga, teman, serta para profesional medis yang membantunya menjaga kebugaran sepanjang karier. Menurutnya, pencapaian ini adalah hasil dukungan banyak pihak, bukan semata kerja individu.
Sepanjang perjalanan kariernya, Milner dikenal sebagai pemain serbabisa yang mampu bermain di berbagai posisi.
Ia pernah memperkuat sejumlah klub elite Inggris dan meraih berbagai gelar bergengsi, baik domestik maupun Eropa. Namun, rekor penampilan ini menjadi bukti nyata konsistensi dan profesionalismenya.
Di tengah tuntutan fisik sepak bola modern yang semakin tinggi, Milner membuktikan bahwa disiplin, mentalitas kuat, dan gaya hidup sehat adalah kunci umur panjang dalam karier olahraga.
Rekor ini tak hanya menempatkannya dalam buku sejarah Premier League, tetapi juga mengukuhkan statusnya sebagai salah satu legenda kompetisi tersebut.
Dengan performa yang masih kompetitif, peluang Milner untuk terus menambah catatan sejarah pun terbuka lebar musim ini. (wib)
