Ngabuburit di Hutan Jati Cikarang, Kawung Tilu Jadi Surga Pecinta Sate Maranggi

Kawung Tilu di Cikarang Timur jadi spot ngabuburit unik dengan nuansa hutan jati dan kuliner sate maranggi. Gratis masuk, suasana adem, cocok buka puasa bareng keluarga.

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:45 WIB
Ngabuburit di Hutan Jati Cikarang, Kawung Tilu Jadi Surga Pecinta Sate Maranggi
Kawung Tilu di Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, merupakan salah satu lokasi favorit untuk buka puasa bareng keluarga. Foto : Hallonews.id/dul

HALLONEWS.ID – Ketika matahari mulai merendah di ufuk barat, semilir angin menyusup di sela-sela batang jati yang menjulang. Di bawah naungan pepohonan itu, ratusan warga duduk santai di saung-saung bambu sambil menunggu azan magrib.

Di kejauhan, asap tipis dari bara sate mengepul pelan, membawa aroma daging panggang yang menggoda.

Inilah Kawung Tilu, permata tersembunyi di Kampung Ciranggon, Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi destinasi ngabuburit yang pelan-pelan mencuri perhatian warga Bekasi dan sekitarnya.

Berbeda dari kafe urban atau pusat kuliner perkotaan, Kawung Tilu menawarkan pengalaman ngabuburit yang lebih “membumi”. Musik instrumen khas Sunda mengalun pelan, berpadu dengan suara dedaunan jati yang bergesekan ditiup angin sore.

Beberapa keluarga tampak duduk bersila di gazebo, sementara pengunjung muda sibuk berswafoto dengan latar hutan jati yang estetik seolah sedang berada di kaki pegunungan Parahyangan, bukan di kawasan industri Cikarang.

Putri Mesita Sukma (28), pengunjung asal Bekasi, mengaku baru pertama kali datang setelah melihat unggahan di media sosial. “Tempatnya adem, alamnya masih terasa. Saungnya bersih, jalannya nyaman. Cocok buat tunggu buka puasa,” kata warga Bekasi Utara ini.

Menjelang berbuka, perhatian pengunjung tertuju pada panggangan sate. Sate maranggi menjadi menu paling dicari. Daging yang dibakar perlahan di atas bara arang disajikan dengan sambal khas, menjadi simbol datangnya waktu berbuka puasa.

Selain sate, deretan menu khas Sunda juga tersedia: sop iga, ikan nila dan gurame, pepes, ayam bakar, karedok, hingga jengkol balado. Harga ramah di kantong, mulai dari Rp5.000 hingga Rp70.000 per porsi, membuat tempat ini mudah dijangkau semua kalangan.

Pengelola Sate Maranggi Mbah Goen, Hijaz Al-Hadi mengatakan Kawung Tilu beroperasi selama Ramadan pukul 15.00-22.00 WIB dan menyediakan takjil gratis bagi pengunjung yang datang ke lokasi ini.

“Ini bisa jadi lokasi cocok buat buka puasa bersama keluarga dan teman. Suasananya sejuk, pengunjung bisa berwisata sambil kuliner sate maranggi,” kata Hijaz.

saung2
Suasana lokasi wisata Kawung Tilu di Kampung Ciranggon, Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Foto: Hallonews.id/dul

Kawung Tilu sendiri telah ditetapkan sebagai desa wisata di Kabupaten Bekasi. Di lokasi tersedia belasan saung dengan kapasitas hingga 200-300 pengunjung, area bermain anak, hingga fasilitas outbound.

Menariknya, pengunjung tidak dikenakan tiket masuk bebas datang hanya untuk bersantai atau berfoto. Hijaz menyebut kehadiran Kawung Tilu bukan hanya soal rasa, tetapi juga pemberdayaan warga lokal.

“Pekerjanya warga kampung kita, banyak ibu rumah tangga. Jadi wisata ini ikut menggerakkan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengaku tertarik hingga beberapa kali menyempatkan diri mengunjungi Sate Maranggi Mbah Goen yang berada di area Wisata Kawung Tilu tersebut.

Keberadaan wisata ini berdampak positif bagi kemajuan sektor pariwisata daerah maupun menjadi destinasi ngabuburit bagi warga Cikarang saat bulan Ramadan.

“Yang merintis juga seorang tokoh, Mbah Goen atau Kang Gunawan yang sudah kita kenal secara luas berkat sumbangsih pemikiran beliau dalam upaya memajukan pembangunan daerah,” ungkapnya.

Pemerintah daerah beberapa bulan lalu juga telah menetapkan lokasi ini sebagai desa wisata berkat inisiasi beliau yang turut didukung penuh warga setempat. Bagi warga Bekasi dan sekitarnya yang penasaran silakan datang ke pariwisata daerah ini.

Untuk menuju lokasi, pengunjung cukup mencari Wisata Kawung Tilu Cikarang di Google Maps. Akses bisa melalui Jalur Pantura Kedungwaringin atau dari Jalan Inspeksi Kalimalang melalui Cilampayan-Pasirtanjung. (dul)