Cinta Laura Tampil Beda Lewat Dua Identitas Rahasia dalam Sleeping with the Enemy

Cinta Laura memerankan dua karakter berbeda dalam serial Sleeping with the Enemy. Ia menyiapkan 41 halaman catatan demi mendalami peran Aruna dan Clara.

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:30 WIB
Cinta Laura Tampil Beda Lewat Dua Identitas Rahasia dalam Sleeping with the Enemy
Aktris Cinta Laura (IG Cinta Laura for Hallonews)

HALLONEWS.ID – Aktris cantik Cinta Laura kembali menunjukkan totalitasnya dalam dunia akting lewat serial terbaru “Sleeping with the Enemy” produksi Hitmaker Studios yang akan tayang di WeTV.

Dalam serial ini, Cinta memerankan dua karakter berbeda, yakni Aruna Wirawan dan Clara, yang memiliki latar belakang serta emosi yang bertolak belakang.

Cinta mengaku sangat antusias bergabung dalam proyek tersebut. Selain menjadi kolaborasi pertamanya bersama WeTV, serial ini juga mempertemukannya dengan sutradara Rizal Mantovani dan produser Rocky Soraya.

“Ini pengalaman yang sangat menyenangkan. Saya sudah lama ingin bekerja sama dengan Mas Rizal, dan Rocky Soraya selalu menciptakan suasana kerja yang nyaman serta terbuka untuk berdiskusi,” ujar Cinta dalam keterangan persnya yang dikutip Hallonews, Kamis(16/7/2026).

Demi mendalami perannya, Cinta menjalani berbagai persiapan, mulai dari reading, workshop, hingga latihan koreografi untuk adegan laga. Ia mengaku berharap waktu latihan fisik bisa lebih panjang, namun tetap mengapresiasi kepercayaan yang diberikan tim produksi kepada para pemain.

Proyek Baru 2026 07 16T134009.022
Cinta Laura beradu peran dengan Randy Martin di Sleeping with the Enemy. (IG WeTV for Hallonews)

Tak hanya itu, aktris berusia 32 tahun tersebut juga membuat 41 halaman catatan karakter untuk memastikan perbedaan antara Aruna dan Clara tetap konsisten sepanjang proses syuting.

“Setiap episode saya membuat empat sampai lima halaman catatan mengenai karakter. Semua itu dilakukan agar saya tidak tertukar saat memerankan Aruna maupun Clara,” katanya.

Dalam Sleeping with the Enemy, Aruna diceritakan sebagai perempuan yang kehilangan kedua orang tuanya akibat pembunuhan. Delapan tahun kemudian, ia kembali ke Jakarta menggunakan identitas baru sebagai Clara untuk mengungkap dalang di balik tragedi tersebut dan menuntut balas.

Menurut Cinta, tantangan terbesar bukan hanya memainkan dua identitas, tetapi juga menampilkan konflik batin yang kompleks. Sebagai Clara, ia harus terlihat tenang dan penuh kendali di hadapan orang-orang yang sebenarnya menjadi musuhnya, sementara di dalam dirinya tersimpan amarah, kesedihan, dan dendam.

Dengan alur cerita penuh misteri dan aksi, Sleeping with the Enemy diharapkan menjadi salah satu serial Indonesia yang mampu menarik perhatian penonton, baik di dalam maupun luar negeri.(wib)