Heboh! Penemuan 25 Kg Kokain Gegerkan Warga Selayar
Warga Kepulauan Selayar menemukan 25 kg kokain diduga berasal dari Kolombia. Narkoba tersebut ditemukan di dua lokasi berbeda dan kini tengah diselidiki polisi.

HALLONEWS.ID – Warga di Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, digegerkan dengan penemuan puluhan kilogram narkotika jenis Kokain yang diduga merupakan barang selundupan dari luar negeri.
Total sebanyak 25 kilogram kokain ditemukan warga di dua lokasi berbeda, yakni di wilayah Kecamatan Bontosikuyu dan Kecamatan Bontomanai.
Penemuan pertama terjadi ketika nelayan setempat menemukan 5 kilogram kokain di pesisir pantai Bontosikuyu. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada aparat kepolisian.
Sementara itu, 20 kilogram kokain lainnya ditemukan warga di wilayah Bontomanai. Barang tersebut sempat diamankan oleh pihak Kodim 1415/Selayar sebelum akhirnya diserahkan kepada Polres Kepulauan Selayar untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Kasubsi Humas Polres Kepulauan Selayar AKP Suardi Andre menjelaskan bahwa di sekitar lokasi penemuan narkotika tersebut juga ditemukan sejumlah barang lain yang diduga berasal dari luar negeri.
Di antaranya terdapat sepatu impor yang bertuliskan Kolombia.
Menurutnya, warga setempat sempat menemukan sepatu-sepatu tersebut dan sebagian bahkan dijual dengan harga sekitar Rp200 ribu per pasang.
“Temuan itu menjadi salah satu petunjuk awal yang mengarah pada dugaan bahwa paket kokain tersebut berasal dari jaringan penyelundupan internasional,” katanya.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap bagaimana puluhan kilogram kokain tersebut bisa terdampar di wilayah perairan Selayar.
Salah satu dugaan sementara, narkotika tersebut diselundupkan melalui jalur laut dan dikemas dalam barang-barang tertentu, seperti sepatu bekas.
Namun, paket tersebut diduga terlepas atau terbuang di laut akibat insiden tertentu, seperti kecelakaan kapal atau kondisi cuaca buruk.
Saat ini seluruh barang bukti kokain yang ditemukan warga telah diamankan di Polres Kepulauan Selayar.
Aparat kepolisian juga tengah melakukan pendalaman untuk memastikan asal-usul narkotika tersebut serta kemungkinan keterlibatan jaringan penyelundupan narkoba internasional.
Penyidik menduga seluruh paket kokain yang ditemukan di dua lokasi tersebut berasal dari sumber yang sama. (min)
