Liverpool Menggila, Barcelona Pesta Gol! Wakil Inggris Berguguran di Liga Champions
Liverpool dan Barcelona tampil perkasa di Liga Champions, sementara Tottenham dan Newcastle tersingkir. Simak drama lengkap babak 16 besar di sini.

HALLONEWS.ID – Gelombang dominasi klub-klub besar Eropa kembali terasa di babak 16 besar Liga Champions UEFA, namun bagi wakil Inggris, hasilnya jauh dari kata memuaskan.
Di tengah pesta gol dan performa impresif, hanya Liverpool yang mampu menjaga asa, sementara Tottenham Hotspur dan Newcastle United harus angkat koper.
Liverpool tampil luar biasa saat menjamu Galatasaray di Anfield, Kamis (19/3/2026) dinihari. Setelah sempat tertinggal agregat dari leg pertama, The Reds membalikkan keadaan dengan kemenangan telak 4-0.
Hasil ini tidak hanya memastikan langkah ke perempat final, tetapi juga mengirim pesan kuat kepada rival-rival mereka.
Dominasi Liverpool terlihat sejak awal pertandingan. Gol pembuka dari Dominik Szoboszlai menjadi titik balik kepercayaan diri tim. Permainan agresif dan intensitas tinggi membuat Galatasaray kesulitan keluar dari tekanan.
Babak kedua menjadi panggung sempurna bagi lini serang Liverpool. Hugo Ekitike dan Ryan Gravenberch memperlebar keunggulan hanya dalam waktu singkat.
Meski sempat gagal mengeksekusi penalti, Mohamed Salah akhirnya menutup pesta gol dengan penyelesaian klinis.
Kemenangan ini membawa Liverpool melaju ke babak berikutnya dengan agregat meyakinkan dan akan menghadapi tantangan berat dari Paris Saint-Germain yang sebelumnya menyingkirkan Chelsea.
Di sisi lain, Tottenham justru mengalami nasib tragis. Meski menang 3-2 atas Atletico Madrid di leg kedua, mereka tetap tersingkir karena kalah agregat. Pertandingan berlangsung sengit dan penuh drama hingga menit akhir.
Gol dari Randal Kolo Muani serta dua gol Xavi Simons sempat memberi harapan bagi Spurs. Namun, ketajaman Julian Alvarez dan kontribusi pemain Atletico lainnya membuat agregat tetap berpihak pada klub Spanyol tersebut.
Kegagalan Tottenham menjadi pukulan telak, mengingat mereka tampil cukup kompetitif di dua leg. Namun, inkonsistensi di lini pertahanan menjadi faktor krusial yang akhirnya menggagalkan langkah mereka.
Lebih menyakitkan lagi dialami Newcastle yang harus menerima kenyataan pahit saat dihancurkan Barcelona dengan skor mencolok 7-2 di Camp Nou.
Barcelona tampil menggila dengan permainan menyerang yang nyaris tanpa cela. Raphinha menjadi bintang dengan dua gol, sementara Robert Lewandowski juga mencetak brace yang menunjukkan kelasnya sebagai penyerang elite.
Tak hanya itu, pemain muda seperti Lamine Yamal dan Fermin Lopez turut mencatatkan nama di papan skor, menegaskan kedalaman skuad Barcelona musim ini.
Newcastle sebenarnya sempat memberi perlawanan melalui dua gol Anthony Elanga, namun pertahanan mereka tak mampu menahan gempuran tanpa henti dari Blaugrana.
Dengan hasil ini, Barcelona melaju ke perempat final dengan agregat telak dan berpotensi menghadapi Atletico Madrid dalam duel sesama klub Spanyol yang dipastikan berlangsung panas.
Secara keseluruhan, babak 16 besar kali ini memperlihatkan jurang kualitas yang cukup jelas. Klub-klub dengan kedalaman skuad dan pengalaman di kompetisi Eropa kembali menunjukkan dominasi.
Bagi Inggris, hasil ini menjadi alarm serius. Ketergantungan pada beberapa klub besar saja tidak cukup untuk bersaing di level tertinggi Eropa. Kini harapan tersisa berada di pundak Liverpool dan Arsenal yang harus menghadapi ujian sesungguhnya di babak berikutnya.(wib)
