Drama Menit 91! Real Madrid Tumbang di Kandang Mallorca, Arbeloa: Ini Salah Saya
Real Madrid kalah dramatis 1-2 dari Mallorca lewat gol menit akhir Vedat Muriqi. Álvaro Arbeloa akui kesalahan taktik dan kini tertinggal dari Barcelona di LaLiga.

HALLONEWS.ID – Kekalahan menyakitkan dialami Real Madrid saat bertandang ke markas RCD Mallorca dalam lanjutan LaLiga. Los Blancos takluk 1-2 lewat gol dramatis di menit ke-91, membuat posisi mereka semakin tertinggal dari FC Barcelona dalam perburuan gelar.
Pelatih Álvaro Arbeloa langsung mengambil tanggung jawab penuh atas hasil buruk tersebut.
Ia menyebut kekalahan ini sepenuhnya akibat keputusan yang diambilnya, terutama terkait rotasi pemain.
Mallorca membuka keunggulan lebih dulu melalui Manu Morlanes di babak pertama. Gol tersebut lahir setelah tuan rumah memanfaatkan kelengahan lini belakang Madrid menjelang turun minum.
Madrid sebenarnya sempat bangkit di penghujung laga. Bek asal Brasil Éder Militão mencetak gol penyeimbang pada menit ke-88 lewat sundulan memanfaatkan sepak pojok. Gol itu sempat membangkitkan harapan tim tamu untuk mencuri poin.
Namun, mimpi tersebut langsung sirna hanya beberapa menit kemudian. Penyerang Mallorca, Vedat Muriqi, menjadi pahlawan kemenangan lewat gol di masa tambahan waktu setelah memanfaatkan serangan balik cepat.
“Kekalahan ini sepenuhnya kesalahan saya,” ujar Arbeloa usai pertandingan. “Saya membuat keputusan, dan hasilnya tidak sesuai harapan. Sekarang kami harus fokus ke pertandingan berikutnya.”
Keputusan Arbeloa mencadangkan Vinícius Júnior dan Jude Bellingham sejak awal menjadi sorotan. Keduanya baru dimainkan di babak kedua saat Madrid tertinggal, namun dinilai terlambat memberi dampak maksimal.
Arbeloa menjelaskan bahwa kondisi fisik menjadi pertimbangan utama, terutama bagi Bellingham yang baru pulih dari cedera. Ia juga menilai Vinícius membutuhkan istirahat usai jeda internasional.
Di sisi lain, performa gemilang kiper Mallorca, Leo Román, menjadi faktor kunci kemenangan. Ia melakukan sejumlah penyelamatan penting yang menggagalkan peluang emas Madrid, termasuk dari Kylian Mbappé yang tampil agresif sepanjang laga.
Kekalahan ini membuat Madrid kini tertinggal empat poin dari Barcelona di klasemen sementara. Situasi semakin menekan karena mereka masih harus menghadapi jadwal padat, termasuk laga krusial melawan Bayern Munich di Liga Champions.
Arbeloa menegaskan timnya belum menyerah dalam perebutan gelar. “Masih ada delapan pertandingan tersisa. Target kami jelas, memenangkan semuanya. Tapi kami harus bermain jauh lebih baik dari hari ini,” tegasnya.
Sementara itu, Muriqi tak kuasa menahan air mata usai mencetak gol kemenangan. Setelah kegagalan bersama tim nasional Kosovo di kualifikasi Piala Dunia, gol ini menjadi pelampiasan emosional sekaligus momen kebangkitan baginya.
Kemenangan ini sangat berarti bagi Mallorca yang tengah berjuang menjauh dari zona degradasi. Mengalahkan tim sebesar Real Madrid menjadi suntikan moral besar untuk sisa musim.(wib)
