83.000 Koperasi Desa Merah Putih Sudah Berbadan Hukum, Belasan Ribu Siap Beroperasi

Pemerintah memastikan 15.845 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sudah rampung lengkap dengan fasilitas operasional. Ribuan koperasi ini segera melayani masyarakat.

Minggu, 12 Juli 2026 - 17:00 WIB
83.000 Koperasi Desa Merah Putih Sudah Berbadan Hukum, Belasan Ribu Siap Beroperasi
Menteri Koperasi Ferry Juliantono dalam peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (12/7/2026). Foto/YouTube Kementerian Koperasi

HALLONEWS.ID – Pemerintah mempercepat realisasi program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

Hingga pertengahan Juli 2026, puluhan ribu koperasi telah mengantongi badan hukum, sementara belasan ribu unit lainnya dilaporkan siap beroperasi.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengungkapkan, sebanyak 83.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah menyelesaikan proses pembentukan badan hukum dan mengantongi akta pendirian.

”15.845 KDMP sudah menuntaskan seluruh kebutuhan operasional, mulai dari gedung, gudang, gerai layanan hingga berbagai fasilitas pendukung,” kata Ferry dalam peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (12/7/2026).

Dengan kondisi tersebut, koperasi-koperasi tersebut tinggal menunggu tahap pengoperasian.

Sementara itu, pembangunan fisik 19.539 KDMP lainnya masih terus dikebut agar target pemerintah dapat tercapai sesuai jadwal.

Menurut Ferry, setelah program pelatihan manajer koperasi selesai pada awal Agustus 2026, para lulusan akan langsung ditempatkan di koperasi yang bangunannya telah siap sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat segera dimulai.

Ia berharap Presiden Prabowo Subianto dapat meresmikan dimulainya operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang direncanakan berlangsung pada Agustus mendatang.

Program KDMP menjadi salah satu strategi pemerintah untuk memperkuat perekonomian desa melalui layanan yang terintegrasi.

“Pemerintah menargetkan sekitar 40.000 koperasi sudah beroperasi hingga akhir 2026,” ungkapnya.

Tak hanya mengejar pembangunan gedung, pemerintah juga mempersiapkan sumber daya manusia yang akan mengelola koperasi tersebut.

Untuk itu, calon manajer KDMP akan mengikuti pelatihan intensif mengenai tata kelola koperasi, pengembangan usaha, hingga pelayanan kepada anggota dan masyarakat.

Pelatihan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 17–31 Juli 2026 sebagai bagian dari persiapan sebelum koperasi mulai beroperasi secara penuh.

Dengan penyelesaian pembangunan yang terus dipercepat dan penguatan kualitas pengelola, pemerintah berharap Koperasi Desa Merah Putih dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal sekaligus memperluas akses masyarakat desa terhadap berbagai layanan usaha. (dul)