SOIna Gelar Charity Night untuk Dukung Atlet Disabilitas ke Pesonas II NTT dan World Games Chile 2027

SOIna menggelar Charity Night guna menghimpun dana bagi atlet disabilitas intelektual yang akan berlaga di Pesonas II NTT 2026 dan Special Olympics World Games Chile 2027.

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:03 WIB
SOIna Gelar Charity Night untuk Dukung Atlet Disabilitas ke Pesonas II NTT dan World Games Chile 2027
SOIna menggalang dana untuk mendukung keberangkatan atlet disabilitas intelektual yang akan berlaga pada Pesonas II NTT dan SOWG. (SOIna for Hallonews).

HALLONEWS.ID – Special Olympics Indonesia (SOIna) menggelar Charity Night sebagai upaya menghimpun dana untuk mendukung keberangkatan atlet disabilitas intelektual yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Nasional Special Olympics (Pesonas) II di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), 13–18 Oktober 2026, serta Special Olympics World Summer Games (SOWG) di Santiago, Chile, pada Oktober 2027.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Aneka Bakti, Kementerian Sosial RI, Jakarta, Rabu (15/7/2026), dihadiri Wakil Menteri HAM Mugiyanto, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, delegasi Lions Club Indonesia, kalangan pengusaha, serta para filantropis.

Ketua Umum Pengurus Pusat SOIna, Warsito, mengatakan kepedulian terhadap atlet disabilitas intelektual merupakan bentuk nyata pembangunan masyarakat yang inklusif dan memberikan kesempatan yang setara bagi semua.

Menurutnya, olahraga tak hanya meningkatkan kemampuan fisik, tetapi juga membangun rasa percaya diri, kemandirian, persahabatan, dan semangat berprestasi.

“Setiap dukungan yang diberikan akan jadi investasi bagi masa depan para atlet kami. Bantuan tersebut menghadirkan lebih banyak harapan dan kesempatan bagi mereka untuk membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi,” ujar Warsito.

Sementara itu, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan tema “Beri Sayap untuk Mimpi Tanpa Batas” merupakan panggilan moral agar tidak ada anak bangsa yang kehilangan kesempatan hanya karena keterbatasan.

Ia menyebut kepercayaan menjadikan NTT sebagai tuan rumah Pesonas II merupakan kehormatan sekaligus amanah untuk menunjukkan komitmen terhadap pembangunan yang inklusif.

“Pesonas II menjadi bukti bahwa Indonesia bergerak menuju masyarakat yang melihat kemampuan sebelum melihat keterbatasan,” katanya.

Ketua Panitia Charity Night, Gatot Prihandono, menjelaskan seluruh hasil donasi dan lelang akan digunakan untuk membiayai partisipasi atlet SOIna pada Pesonas II serta Special Olympics World Games 2027 di Chile.

Acara penggalangan dana tersebut diramaikan dengan penyematan PIN Sahabat SOIna, pertunjukan dance sport bertema Ondel-Ondel, tari “This is Me”, penampilan Sanggar Pelita Monas, permainan biola atlet SOIna, hingga lelang lukisan karya atlet dan kain tenun khas NTT.

Menurut Gatot, kontribusi dari dunia usaha dan masyarakat bukan sekadar bantuan finansial, melainkan investasi sosial jangka panjang untuk menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan berempati.

Sekretaris Panitia Charity Night, Ine Kharisma, menambahkan Pesonas II akan diikuti sekitar 1.368 peserta dari 23 provinsi dan mempertandingkan tujuh cabang olahraga, yakni atletik, bocce, sepak bola, renang, bulu tangkis, tenis meja, serta senam ritmik.

Atlet terbaik dari ajang tersebut akan dipersiapkan untuk mewakili Indonesia pada Special Olympics World Summer Games 2027 di Santiago, Chile. Indonesia memperoleh kuota 69 delegasi, yang terdiri atas atlet, pelatih, pengurus tim, dan tenaga medis. (wib)