Baru Sehari Kerja, Pemuda Asal Pandeglang Tewas Dibacok di Cengkareng
Seorang pemuda asal Pandeglang tewas dibacok di Cengkareng, Jakarta Barat. Keluarga korban meminta polisi mengusut tuntas motif pelaku.

HALLONEWS.ID – Kematian tragis AH (20), pemuda asal Kampung Tanjung Sari, Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Korban tewas setelah menjadi korban pembacokan brutal di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat.
Peristiwa tersebut terjadi sehari setelah korban mulai bekerja sebagai karyawan di sebuah pabrik roti. AH ditemukan bersimbah darah dengan luka bacokan di tubuhnya tidak jauh dari lokasi tempatnya bekerja pada Selasa (5/5/2026).
Keluarga korban yang ditemui di kediamannya masih syok atas kejadian tersebut. Tangis pecah saat keluarga menceritakan sosok AH yang dikenal pendiam dan menjadi salah satu tulang punggung keluarga.
Paman korban, Surdi, mengatakan keluarga tidak menyangka AH menjadi korban aksi kekerasan yang diduga dilakukan secara brutal. Menurutnya, selama ini korban dikenal tidak memiliki persoalan maupun konflik dengan orang lain.
“Kami sangat terpukul. Korban itu orangnya baik, tidak punya musuh. Kami meminta polisi mengusut tuntas kasus ini dan pelaku dihukum seberat-beratnya,” ujar Surdi, kepada HalloNews.id Rabu (6/5/2026).

Kakak korban, Lia Khodijah, mengungkapkan AH selama ini sering membantu kebutuhan ekonomi keluarga. Bahkan, sebagian penghasilannya kerap diberikan untuk membantu kebutuhan adik dan keluarganya di kampung.
“Almarhum sering bantu keluarga. Baru kerja sehari, tapi sudah punya niat membantu keluarga di rumah,” kata Lia dengan mata berkaca-kaca.
Peristiwa pembacokan tersebut kini memunculkan pertanyaan di tengah keluarga terkait motif pelaku melakukan aksi kekerasan hingga menghilangkan nyawa korban. Keluarga berharap penyidik tidak hanya menangkap pelaku, tetapi juga mengungkap secara terang penyebab dan kronologi lengkap kejadian.
Informasi yang dihimpun, usai kejadian pelaku sempat melarikan diri. Namun kurang dari 24 jam, pria berinisial RS berhasil ditangkap Tim Subdit Jatanras Polda Metro Jaya di wilayah Jasinga, Kabupaten Bogor.
Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman terkait motif dan kemungkinan adanya unsur lain dalam kasus pembacokan tersebut. (esa)
