Dompet Dhuafa Gelar Pesantren Kilat Kebencanaan untuk Anak Penyintas Banjir di Aceh Utara
Dompet Dhuafa menggelar pesantren kilat kebencanaan bagi anak-anak penyintas banjir di Aceh Utara selama Ramadan 2026 untuk tingkatkan kesiapsiagaan.

HALLONEWS.ID – Program edukasi kebencanaan bagi anak-anak penyintas banjir digelar oleh Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) di Aceh Utara.
Kegiatan bertajuk Pesantren Kilat Kebencanaan ini dilaksanakan di Dusun Lhok Pungki, Desa Gampong Gunci, Kecamatan Sawang, pada Sabtu (14/03/2026), bertepatan dengan bulan Ramadan.
Selama dua hari, anak-anak yang masih tinggal di pengungsian mengikuti berbagai materi pembelajaran, mulai dari sejarah bencana di Aceh, edukasi kesiapsiagaan dini, hingga refleksi pentingnya menjaga lingkungan.
Program ini dirancang untuk menumbuhkan kesadaran serta membangun mental tangguh sejak usia dini.
Tim Mitigasi dan Diklat Bencana DMC Dompet Dhuafa, Abdul Azis, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi wadah edukatif sekaligus ruang pemulihan psikologis bagi anak-anak terdampak bencana.
“Melalui Pesantren Kilat Kebencanaan ini, kami berharap anak-anak dapat memahami keterkaitan antara kondisi alam dan potensi bencana, serta membangun sikap siaga dari hal-hal sederhana seperti menjaga lingkungan,” ujarnya.
Selain edukasi kebencanaan, kegiatan ini juga diisi dengan siraman rohani, lomba pidato, hingga hafalan Al-Qur’an yang memberikan suasana ceria di tengah keterbatasan pengungsian.
Kepala Dusun Lhok Pungki, Firmadi, mengapresiasi program ini karena dinilai mampu membantu anak-anak mengatasi trauma akibat bencana banjir. Ia menyebutkan, kehadiran relawan membuat anak-anak lebih ceria meskipun masih tinggal di tenda pengungsian.
Salah satu peserta, Maulana Fiqri, mengaku senang bisa mengikuti berbagai kegiatan yang menghibur sekaligus edukatif. “Seru sekali, kami bisa belajar tentang bencana sambil ikut lomba,” katanya.
Tak hanya menyasar anak-anak, Dompet Dhuafa juga mengadakan kegiatan buka puasa dan sahur bersama bagi para orang tua di pengungsian guna memperkuat dukungan sosial dan kebersamaan.
Program serupa juga digelar di Aceh Tengah, tepatnya di hunian sementara Kampung Rejewali, Kecamatan Ketol, yang turut terdampak banjir bandang pada akhir 2025 lalu.
Melalui kegiatan ini, Dompet Dhuafa menegaskan komitmennya dalam mendampingi masyarakat terdampak bencana, khususnya anak-anak, agar tetap mendapatkan akses edukasi dan dukungan psikososial meski berada dalam situasi sulit.(adv)
