DPC PATRIN Kota Bogor Resmi Dilantik, Dedie Rachim Tekankan Pembinaan Berkelanjutan

Pelantikan DPC PATRIN Kota Bogor menjadi semangat baru bagi atlet tuna rungu dan penyandang disabilitas. Wali Kota Dedie Rachim menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan dan dukungan karier bagi atlet berprestasi.

Senin, 16 Februari 2026 - 21:00 WIB
DPC PATRIN Kota Bogor Resmi Dilantik, Dedie Rachim Tekankan Pembinaan Berkelanjutan
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim bersama pengurus DPC PATRIN Kota Bogor periode 2026–2031 dan para atlet usai pelantikan di Gedung DPRD Kota Bogor, Senin (16/2/2026). Hallonews/Yopy

HALLONEWS.ID – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Perkumpulan Atlet Tuna Rungu Indonesia (PATRIN) Kota Bogor periode 2026–2031 resmi dilantik di Gedung DPRD Kota Bogor, Senin (16/2/2026). Pelantikan ini menandai babak baru bagi pembinaan olahraga disabilitas, khususnya bagi para atlet tuna rungu yang telah mengharumkan nama daerah di kancah nasional.

Kepengurusan baru diketuai oleh Zalfa Dhiyaulhaq, atlet tuna rungu cabang renang yang sukses meraih dua medali emas dan satu perak pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI 2021. Ia membawa semangat baru untuk menjadikan atlet tuna rungu Kota Bogor berprestasi hingga level internasional.

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, hadir langsung dalam pelantikan didampingi jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bogor (Dispora) dan Dinas Sosial Kota Bogor (Dinsos). Dalam sambutannya, Dedie menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan agar atlet tuna rungu tidak hanya berprestasi, tetapi juga mendapat ruang untuk berkembang.

“Kota Bogor akan terus memberi kesempatan bagi atlet tuna rungu untuk berkiprah dan membawa kebanggaan. Terima kasih kepada pengurus PATRIN pusat dan provinsi atas dukungannya dalam membangun semangat baru di Kota Bogor,” ujar Dedie Rachim.

Dedie menilai pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penguatan pembinaan atlet disabilitas sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berjalan seiring dengan pembangunan fisik di Kota Bogor.

Ia menegaskan bahwa seluruh pengurus, atlet, dan masyarakat disabilitas merupakan bagian dari keluarga besar Kota Bogor yang patut dihargai dan dibanggakan.

Melalui Peraturan Daerah (Perda) tentang Keolahragaan, Dedie mengungkapkan bahwa atlet berprestasi memiliki peluang untuk diangkat sebagai pegawai di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Kota Bogor.

“Kebijakan ini bertujuan memotivasi atlet untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama Kota Bogor di setiap ajang olahraga,” tegasnya.

Dengan pelantikan DPC PATRIN, Pemerintah Kota Bogor berharap lahir lebih banyak atlet tuna rungu yang tak hanya tangguh di arena, tapi juga mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat luas. (opy)