Hadapi Krisis Energi Global, Gubernur Banten Instruksikan ASN Hemat Listrik dan Kerja Fleksibel

Gubernur Banten Andra Soni menginstruksikan ASN menerapkan penghematan energi dan sistem kerja fleksibel sebagai respons ketidakpastian global dan kenaikan harga energi.

Senin, 30 Maret 2026 - 14:31 WIB
Hadapi Krisis Energi Global, Gubernur Banten Instruksikan ASN Hemat Listrik dan Kerja Fleksibel
Gubernur Banten Andra Soni saat memimpin apel gabungan dan halalbihalal bersama ASN Pemprov Banten di Lapangan Kantor Gubernur Banten, Kota Serang. Foto: Adpim Provinsi Banten for Hallonews

HALLONEWS.ID – Gubernur Banten Andra Soni menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk menerapkan penghematan energi dan pola kerja fleksibel sebagai langkah menghadapi ketidakpastian global yang berdampak pada sektor energi.

Instruksi tersebut disampaikan saat memimpin apel gabungan sekaligus kegiatan halalbihalal bersama ASN di Lapangan Kantor Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Senin (30/3/2026).

Dalam arahannya, Andra menekankan pentingnya disiplin dalam penggunaan energi, terutama listrik dan air di lingkungan perkantoran pemerintah.

Dorong ASN Ubah Kebiasaan

Menurut Andra, penghematan energi bisa dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti mematikan lampu dan perangkat elektronik saat ruangan tidak digunakan.

Ia menilai masih banyak kebiasaan kurang disiplin yang harus segera diperbaiki agar tidak terjadi pemborosan energi di lingkungan pemerintahan.

Andra menegaskan bahwa energi seharusnya digunakan untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat, bukan terbuang sia-sia karena kelalaian atau kebiasaan yang tidak efisien.

Ia juga mengingatkan bahwa budaya hemat energi tidak hanya dilakukan saat kondisi krisis, tetapi harus menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari di lingkungan pemerintahan.

Siapkan Sistem Kerja Fleksibel

Selain penghematan energi, Gubernur Banten juga meminta seluruh perangkat daerah melakukan pemetaan pekerjaan yang dapat dilakukan secara fleksibel dengan memanfaatkan sistem kerja digital.

Menurutnya, sistem kerja fleksibel dapat menjadi solusi untuk meningkatkan efisiensi tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik.

Namun, ia menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan optimal dan kinerja ASN tidak boleh menurun meskipun pola kerja lebih fleksibel.

Apel gabungan tersebut juga menjadi penanda hari pertama ASN Pemprov Banten kembali bekerja penuh di kantor setelah sebelumnya menerapkan sistem Work From Anywhere (WFA) selama tiga hari pasca Lebaran.

Setelah apel, kegiatan dilanjutkan dengan halalbihalal antara pimpinan daerah dan ASN dalam rangka Idulfitri 1447 Hijriah, yang berlangsung dalam suasana kebersamaan dan silaturahmi. (bsg)