Hajar Harper, Dubois Dua Satukan Gelar WBC-WBO Kelas Ringan
Caroline Dubois kalahkan Terri Harper dan satukan gelar WBC-WBO kelas ringan dalam duel sengit penuh drama.

HALLONEWS.ID – Petinju muda Inggris Caroline Dubois tampil luar biasa dengan menundukkan rivalnya, Terri Harper, dalam pertarungan sengit perebutan gelar dunia kelas ringan.
Duel panas ini berakhir dengan kemenangan angka mutlak bagi Dubois, sekaligus memastikan dirinya menyatukan sabuk WBC dan WBO.
Bertarung di hadapan publik sendiri, Dubois menunjukkan kelasnya sejak ronde awal. Meski Harper sempat tampil agresif dengan tekanan tinggi, Dubois mampu merespons dengan teknik bertahan yang solid serta serangan balik yang efektif.
Memasuki pertengahan laga, dominasi Dubois semakin terlihat. Momentum penting terjadi saat ia berhasil menjatuhkan Harper, membuat jalannya pertarungan berbalik arah. Sejak saat itu, Dubois mengontrol tempo dan terus menekan lawannya.
Harper yang dikenal tangguh tidak menyerah begitu saja. Ia tetap mencoba bangkit dan memberikan perlawanan, namun kombinasi pukulan cepat dan akurat dari Dubois membuatnya kesulitan mengembangkan permainan.
Kondisi fisik Harper juga terlihat mulai menurun seiring intensitas serangan yang diterima.
Pada ronde-ronde akhir, Dubois semakin percaya diri. Ia tampil konsisten hingga bel terakhir berbunyi, memastikan kemenangan telak di mata juri.
Hasil ini sekaligus mengukuhkan statusnya sebagai salah satu petinju elite di divisi lightweight.
Kemenangan ini menjadi momen penting dalam karier Dubois. Selain mempertahankan rekor tak terkalahkan, ia kini resmi menyandang dua gelar dunia sekaligus—sebuah pencapaian besar di usia yang masih relatif muda.
Pertarungan ini juga sarat rivalitas, mengingat kedua petinju sebelumnya terlibat adu komentar yang memanaskan suasana jelang laga. Namun di atas ring, Dubois berhasil membuktikan dirinya lebih unggul secara teknik maupun mental.
Dengan hasil ini, Dubois kini membuka peluang untuk mengejar status juara tak terbantahkan di kelas ringan. Sementara itu, kekalahan menjadi evaluasi besar bagi Harper untuk bangkit dan kembali bersaing di level tertinggi tinju dunia.(wib)
