Inter Menang Dramatis, Juventus Soroti Kinerja Wasit dan VAR
Gol dramatis Piotr Zielinski di menit 90 bawa Inter Milan menang 3-2 atas Juventus. Bianconeri protes keras keputusan wasit di laga panas Serie A.

HALLONEWS.ID – Inter Milan kembali menunjukkan mental juara. Dalam laga panas bertajuk Derby d’Italia, Inter Milan menang dramatis 3-2 atas Juventus di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (15/2/2026) dini hari WIB.
Gol Piotr Zielinski pada menit ke-90 jadi penentu kemenangan sekaligus memperlebar jarak di puncak klasemen Liga Italia.
Tambahan tiga poin membuat Inter mengoleksi 61 poin, unggul tujuh angka dari AC Milan di posisi kedua. Sementara Juventus tertahan di peringkat lima dengan 46 poin, kalah selisih gol dari AS Roma yang berada di zona empat besar.
Inter membuka keunggulan pada menit ke-17 lewat gol bunuh diri Andrea Cambiaso. Tekanan dari sisi kiri yang diawali pergerakan Luis Henrique membuat bola membentur Cambiaso dan mengecoh Michele Di Gregorio.
Namun, Cambiaso menebus kesalahan hanya sembilan menit berselang. Ia memanfaatkan kemelut di depan gawang setelah umpan Weston McKennie tak diselesaikan sempurna oleh Jonathan David.
Petaka datang bagi Juventus jelang turun minum. Pierre Kalulu menerima kartu kuning kedua pada menit ke-42 usai pelanggaran terhadap Alessandro Bastoni. Bermain dengan 10 orang membuat Bianconeri berada dalam tekanan sepanjang babak kedua.
Inter memaksimalkan keunggulan jumlah pemain pada menit ke-76 lewat tandukan Francesco Pio Esposito yang baru masuk 10 menit sebelumnya.
Meski demikian, Juventus menunjukkan daya juang tinggi. Manuel Locatelli menyamakan skor 2-2 pada menit ke-84.
Saat laga tampak akan berakhir imbang, Piotr Zielinski muncul sebagai pahlawan. Tembakan kaki kirinya dari luar kotak penalti menghujam gawang Juventus di menit ke-90.
Usai laga, Direktur Sepak Bola Juventus Giorgio Chiellini melontarkan kritik keras terhadap keputusan wasit Federico La Penna dan sistem VAR. Ia menilai keputusan kartu merah Kalulu merusak pertandingan besar seperti ini.
Kemenangan ini semakin menegaskan ambisi Inter dalam perburuan gelar Serie A musim ini, sementara Juventus harus berbenah di tengah polemik yang belum mereda.(wib)
