Jelang Lebaran 2026, Gubernur Banten Perkuat Koordinasi Mudik dan Wisata untuk Antisipasi Lonjakan Wisatawan
Gubernur Banten Andra Soni memperkuat koordinasi layanan mudik dan wisata jelang Idulfitri 2026. Sebanyak 646 personel dan 51 posko disiagakan di jalur mudik dan destinasi wisata.

HALLONEWS.ID – Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026, Gubernur Banten Andra Soni memperkuat koordinasi layanan arus mudik dan pengelolaan destinasi wisata di wilayah Provinsi Banten.
Hal tersebut disampaikan Andra Soni saat menggelar silaturahmi sekaligus buka puasa bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Gedung Negara Provinsi Banten, Jalan Brigjen KH Syam’un Nomor 5, Kota Serang, Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan ini juga dihadiri oleh para bupati dan wali kota se-Banten serta sejumlah unsur Forkopimda. Pertemuan tersebut bertujuan memastikan kesiapan pelayanan bagi masyarakat selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran.
Dalam kesempatan tersebut, Andra Soni mengapresiasi sinergi dan kolaborasi berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam mempersiapkan pelayanan bagi masyarakat.
“Pemerintah Provinsi Banten mengucapkan terima kasih atas sinergi dan kolaborasi Forkopimda, para bupati dan wali kota, pengelola jalan tol, pengelola pelabuhan penyeberangan, serta seluruh pihak dalam pelayanan arus mudik dan balik Idulfitri,” ujar Andra.
Ia juga menyoroti upaya perbaikan sejumlah ruas jalan tol yang sebelumnya mengalami kerusakan, termasuk jalur strategis Tol Tangerang–Merak yang menjadi akses utama menuju Pelabuhan Merak.
Menurut Andra, perbaikan infrastruktur tersebut sangat penting karena jalur tersebut merupakan akses utama masyarakat menuju Pulau Sumatera sekaligus pintu gerbang ke sejumlah kawasan wisata di Banten.
Selain itu, ia juga mengapresiasi pemerintah kabupaten dan kota yang telah melakukan perbaikan jalan berlubang guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pemudik.
“Alhamdulillah, pelaksanaan perbaikan bisa berjalan dengan baik,” katanya.
Lebih lanjut, Andra menegaskan bahwa koordinasi dan komunikasi antarlembaga juga penting dalam mengatur arus lalu lintas menuju destinasi wisata. Hal ini dilakukan untuk menghindari kesalahpahaman informasi yang dapat mengecewakan wisatawan.
Beberapa destinasi wisata di Banten diprediksi akan menjadi tujuan utama wisatawan selama libur Lebaran, seperti Pantai Anyer, Tanjung Lesung, serta Pantai Sawarna.
Mayoritas wisatawan diperkirakan berasal dari kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) serta wilayah Sukabumi.
Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Provinsi Banten juga telah mendirikan Pos Siaga Bencana Mudik Lebaran di Gedung Negara Provinsi Banten.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten Lutfi Mujahidin mengatakan pihaknya telah menyiagakan ratusan personel untuk mendukung pengamanan selama masa mudik.
“BPBD se-Provinsi Banten mengerahkan 646 personel dan mendirikan 51 posko yang tersebar di jalur mudik, destinasi wisata, serta lokasi yang rawan kemacetan dan bencana,” ujarnya.
Langkah ini diharapkan dapat memastikan kelancaran arus mudik sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang merayakan libur Lebaran di Banten.(yas)
