PBB Desak RI Usut Serangan Air Keras ke Andre Yunus

Sejumlah pejabat hak asasi manusia PBB menyatakan keprihatinan mendalam dan mendesak agar pelaku segera ditangkap.

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:33 WIB
PBB Desak RI Usut Serangan Air Keras ke Andre Yunus
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andre Yunus. Dok: MK/Hallonews

HALLONEWS.ID – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) merespon kasus serangan air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andre Yunus yang terjadi di Jakarta, Kamis (12/3/2026) kemarin.

Pernyataan tersebut ditulis melalui akun media sosial X pada, Jumat (13/3/2016). Mery prihatin mendengar kabar penyerangan terhadap Andrie, aktivis Hak Asasi Manusia (HAM),karena orang tidak dikenal

Sejumlah pejabat hak asasi manusia PBB menyatakan keprihatinan mendalam dan mendesak agar pelaku segera ditangkap.

Mary menegaskan impunitas kepada pelaku kekerasan terhadap pembela HAM tidak dapat diterima.

“Saya menyerukan otoritas Indonesia menyelidiki secara menyeluruh atas serangan mengerikan ini. Impunitas terhadap kekerasan terhadap Pembela HAM tidak dapat diterima,” ujar Mary lewat akun X miliknya @MaryLawlorhrds.

Mary juga menandai akun X Perwakilan Tetap Republik Indonesia untuk PBB di kantor Jenewa, @IndoneesiaGeneva, dan akun Kementerian Luar Negeri RI, @Kemlu_RI.

Di samping itu, Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) juga turut menyoroti kasus tersebut dan menyampaikan prihatin atas apa yang terjadi.

“#Indonesia: Sangat prihatin atas serangan asam mengerikan terhadap Andrie Yunus, Wakil Koordinator Urusan Luar Negeri Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan (@Kontras),” tulis PBB.

PBB secara tegas mendesak pengungkapkan kasus ini dan pertanggungjawaban atas tindak kekerasan yang terjadi kepada para pembela HAM.

“Pembela hak asasi manusia harus dilindungi dalam pekerjaan vital mereka dan dapat mengangkat isu-isu kepentingan publik tanpa rasa takut,” tulis PBB.