Tiyo Ardianto Sebut Mobil Fortuner Pinjaman Keluarga Demi Hindari Teror
Tiyo Ardianto membantah tudingan bergaya hidup mewah. Mantan Ketua BEM UGM itu mengaku Fortuner yang dipakainya adalah pinjaman keluarga demi keamanan usai dugaan teror dan alat pelacak.

HALLONEWS.ID – Mantan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, akhirnya buka suara terkait polemik mobil Toyota Fortuner yang digunakannya setelah viral video dugaan alat pelacak yang ditemukan di bawah kendaraan tersebut.
Tiyo menegaskan mobil yang menjadi sorotan publik itu bukan milik pribadinya. Ia menyebut Fortuner tersebut merupakan kendaraan keluarga yang dipinjamkan untuk menunjang aktivitasnya di tengah situasi yang menurutnya tidak sepenuhnya aman.
Menurut Tiyo, penggunaan mobil tersebut didasari pertimbangan keamanan, bukan untuk menunjukkan gaya hidup mewah.
Ia mengaku beberapa waktu terakhir kerap menerima intimidasi dan berbagai bentuk teror akibat aktivitasnya menyuarakan kritik terhadap sejumlah kebijakan pemerintah.
Ia bahkan menyinggung pengalaman aktivis lingkungan Andre Yunus yang menjadi korban penyiraman air keras saat mengendarai sepeda motor. Peristiwa itu, menurut Tiyo, membuat dirinya dan keluarga lebih berhati-hati dalam menentukan moda transportasi.
“Mobil itu dipinjamkan keluarga sebagai bentuk perhatian terhadap keselamatan saya,” ujarnya dalam keterangannya yang dikutip, Selasa (16/6/2026).
Tiyo menjelaskan, Fortuner yang digunakannya hanyalah kendaraan yang tersedia untuk dipinjam. Ia membantah anggapan bahwa dirinya sengaja memilih mobil premium demi membangun citra tertentu di hadapan publik.
Dengan nada bercanda, Tiyo bahkan menyebut jika memiliki kepentingan pribadi untuk meminjam kendaraan, ia mungkin akan memilih mobil lain.
Ia juga mengaku tidak kesulitan mendapatkan bantuan kendaraan dari berbagai pihak, baik dari lingkungan akademisi maupun rekan-rekan yang selama ini mendukung aktivitasnya.
Namun, menurutnya, bantuan tersebut tidak pernah dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.
Lebih jauh, Tiyo menduga polemik mengenai kendaraan yang digunakannya sengaja diangkat untuk mengalihkan perhatian publik dari isu utama yang sedang dihadapinya.
Menurutnya, yang seharusnya menjadi perhatian adalah dugaan adanya alat pelacak yang ditemukan pada mobil tersebut serta berbagai bentuk intimidasi yang diklaim dialaminya.
Karena itu, Tiyo berharap publik tidak terjebak pada perdebatan mengenai jenis kendaraan yang dipakainya, melainkan lebih fokus pada substansi persoalan terkait dugaan teror dan upaya intimidasi terhadap dirinya.
Video dugaan alat pelacak yang diunggah Tiyo sebelumnya telah memicu berbagai reaksi di media sosial.
Selain mempertanyakan keberadaan perangkat tersebut, warganet juga ramai membahas Toyota Fortuner yang dikendarainya hingga memunculkan berbagai spekulasi di ruang publik. (agn)
