Kapolda Banten Pastikan Arus Mudik Merak Aman, Antrean Mulai Terurai
Puncak arus mudik di Pelabuhan Merak dan sekitarnya telah terlewati. Kapolda Banten memastikan penyeberangan berjalan aman dan lancar.

HALLONEWS.ID – Puncak arus mudik di wilayah penyeberangan Banten dipastikan telah terlewati. Kepolisian Daerah (Polda) Banten memastikan situasi di sejumlah pelabuhan utama kini dalam kondisi aman dan terkendali.
Kapolda Banten, Hengki, menyampaikan bahwa arus mudik di Pelabuhan Merak, Pelabuhan Ciwandan, serta Bandar Bakau Jaya berjalan lancar meski sebelumnya sempat mengalami lonjakan signifikan.
Berdasarkan pemantauan hingga Kamis (19/3/2026) malam, seluruh pemudik yang memadati pelabuhan saat puncak arus mudik pada 18 hingga dini hari 19 Maret telah berhasil diseberangkan menuju Pulau Sumatera.
Koordinasi Jadi Kunci Kelancaran
Menurut Hengki, kelancaran arus mudik tahun ini tidak lepas dari koordinasi yang solid antara berbagai instansi terkait.
“Sampai dengan malam hari ini, seluruh pelaksanaan arus mudik di wilayah hukum Polda Banten berjalan aman dan lancar. Ini berkat kerja sama semua stakeholder,” ujarnya saat meninjau Dermaga Eksekutif Merak.
Ia menambahkan, strategi pengaturan lalu lintas yang diterapkan di lapangan terbukti efektif mengurai kepadatan dan mencegah kemacetan total di jalur menuju pelabuhan.
Kepadatan Mulai Menurun
Kondisi di Pelabuhan Ciwandan yang melayani pemudik roda dua juga menunjukkan penurunan kepadatan secara signifikan.
Dari 12 lajur yang tersedia, hanya tersisa sebagian kecil pemudik yang masih menunggu giliran naik kapal.
Sementara di Pelabuhan Merak, kendaraan yang tiba dapat langsung masuk kapal tanpa waktu tunggu lama di tujuh dermaga yang beroperasi.
Skema Antisipasi Tetap Disiagakan
Meski kondisi sudah lebih landai, kepolisian tetap menyiagakan skema penyekatan di kawasan Cikuasa Atas dan Jalan Lingkar Selatan (JLS).
Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi jika sewaktu-waktu terjadi penumpukan kendaraan di area pelabuhan.
Selain itu, kebijakan ini juga bertujuan menjaga aktivitas masyarakat lokal tetap berjalan normal tanpa terganggu antrean pemudik. (yas)
