Kate Beckinsale Mengaku Dipecat Setelah Beri Dukungan Soal Gencatan Senjata di Gaza
Kate Beckinsale mengaku dipecat agennya usai dukung Palestina dan menyebut Mark Ruffalo mengabaikan pesannya.

HALLONEWS.ID – Aktris Hollywood Kate Beckinsale membuat pengakuan mengejutkan yang langsung memicu perdebatan luas di publik. Ia mengklaim telah dipecat oleh agennya sendiri setelah menunjukkan dukungan terhadap Palestina melalui media sosial.
Dalam pernyataannya, Beckinsale mengungkap bahwa ia hanya menyukai sebuah unggahan yang menyerukan gencatan senjata di Gaza.
Namun, tindakan tersebut justru berujung pada pemutusan kerja sama secara mendadak dari pihak agensi yang selama ini menaunginya.
Tak berhenti di situ, bintang film Underworld tersebut juga menyinggung aktor Mark Ruffalo.
Ia mengaku sempat menghubungi Ruffalo secara pribadi untuk meminta dukungan atau setidaknya respons atas situasi yang dihadapinya. Namun, pesan tersebut disebut tidak pernah mendapat balasan.
Pengakuan ini sontak menjadi sorotan, mengingat Ruffalo dikenal sebagai salah satu publik figur yang vokal dalam berbagai isu kemanusiaan global.
Beckinsale pun mempertanyakan sikap diam tersebut, meski ia tetap menegaskan tidak sepenuhnya menyalahkan sang aktor.
Lebih lanjut, Beckinsale juga menyinggung adanya dugaan standar ganda di industri hiburan Hollywood. Ia merasa perlakuan terhadap dirinya berbeda dibandingkan dengan figur lain yang memiliki pandangan serupa, bahkan dalam lingkup agensi yang sama.
Hal ini memunculkan dugaan adanya ketimpangan perlakuan, termasuk faktor gender.
Kontroversi ini semakin sensitif karena terjadi di tengah meningkatnya perhatian dunia terhadap konflik di Gaza.
Sejumlah selebritas memang diketahui aktif menyuarakan sikap politik mereka, namun tidak sedikit pula yang menghadapi risiko profesional akibat pandangan tersebut.
Beckinsale juga mengungkap bahwa peristiwa pemecatan ini terjadi di tengah kondisi pribadinya yang sedang sulit. Ia tengah menghadapi situasi emosional berat, termasuk masalah kesehatan ibunya serta kehilangan anggota keluarga. Kondisi ini membuat pengalaman tersebut terasa semakin menyakitkan baginya.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Mark Ruffalo maupun agensi terkait tudingan yang disampaikan Beckinsale. Namun, kasus ini telah memicu diskusi luas mengenai batas kebebasan berekspresi di industri hiburan.
Peristiwa ini kembali menyoroti dilema yang dihadapi para selebritas: antara menyuarakan pandangan pribadi atau mempertahankan stabilitas karier di tengah tekanan industri yang kompleks.(wib)
