Liverpool Kembali Tumbang di Istanbul, Galatasaray Nodai Pertandingan ke-100 Arne Slot

Liverpool kembali kalah 0-1 dari Galatasaray di Istanbul pada leg pertama 16 besar Liga Champions. Gol Mario Lemina membuat The Reds berada di posisi sulit jelang laga di Anfield.

Rabu, 11 Maret 2026 - 6:03 WIB
Liverpool Kembali Tumbang di Istanbul, Galatasaray Nodai Pertandingan ke-100 Arne Slot
Para pemain Galatasaray merayakan gol semata wayang yang dicetak Mario Lemina (IG Galatasaray)

HALLONEWS.ID – Kekalahan kembali dialami Liverpool saat bertandang ke markas Galatasaray di Istanbul pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (11/3/2026) dinihari.

Tim asuhan Arne Slot harus pulang dengan kekalahan tipis 0-1 setelah gol tunggal Mario Lemina memastikan kemenangan tuan rumah. Hasil ini juga sekaligus menodai pertandingan ke-100 pelatih asal Belanda itu bersama The Red.

Hasil ini menjadi kekalahan kedua Liverpool dengan skor yang sama di Istanbul pada musim Liga Champions kali ini. Sebelumnya, The Reds juga kalah 0-1 dari Galatasaray pada fase liga beberapa bulan lalu.

Pada pertandingan yang berlangsung sengit tersebut, Galatasaray mampu memanfaatkan peluang dari bola mati.

Gol penentu lahir ketika Victor Osimhen mengirimkan umpan dari situasi sepak pojok yang kemudian disambut Mario Lemina dan berhasil menjebol gawang Liverpool.

Galatasaray sebenarnya hampir menggandakan keunggulan di babak kedua. Osimhen sempat mencetak gol, namun dianulir setelah VAR menilai adanya posisi offside dalam proses terciptanya gol tersebut. Keputusan itu sempat memicu kontroversi karena pemain yang dianggap offside tidak menyentuh bola.

Sepanjang laga, Liverpool sebenarnya berusaha menekan. Namun efektivitas menjadi masalah utama. Hugo Ekitike gagal memaksimalkan peluang emas setelah tembakannya langsung mengarah ke kiper Ugurcan Cakir.

Florian Wirtz yang tampil sebagai starter untuk pertama kalinya sejak pertengahan Februari juga belum mampu memberi dampak signifikan.

Dua peluang yang ia dapatkan gagal berbuah gol. Alexis Mac Allister juga sempat mendapatkan peluang, tetapi tembakannya masih melenceng tipis dari gawang.

Pelatih Liverpool, Arne Slot, mengakui atmosfer stadion Galatasaray menjadi tantangan besar bagi timnya. Menurutnya, situasi di stadion membuat komunikasi di lapangan menjadi sulit.

“Ini seperti deja vu yang buruk, bisa dibilang begitu. Skornya sama seperti pertandingan tiga bulan lalu. Tapi kami memainkan pertandingan di mana kami seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol. Kami menciptakan banyak peluang dan kami melewatkannya. Kami bermain sangat bagus dalam 15 menit pertama. Tapi kami tidak bisa mencetak gol,” ujar Pelatih Liverpool, Arne Slot usai laga.

Meski demikian, Slot tetap optimistis timnya mampu membalikkan keadaan. Liverpool masih memiliki kesempatan pada leg kedua yang akan digelar di Anfield pekan depan dengan dukungan penuh para suporter.

“Ini adalah stadion yang sangat sulit. Baik untuk pemain lawan maupun pelatih lawan. Sulit untuk berkonsentrasi dan sulit untuk berkomunikasi. Galatasaray sangat beruntung memiliki atmosfer seperti ini. Selanjutnya kami akan bertanding melawan Galatasaray di stadion Anfield. Kami memiliki penggemar yang fantastis yang selalu memberi kami kekuatan,” ujarnya. (wib)