Mikel Arteta Balas Sindiran Wayne Rooney soal Selebrasi Arsenal di Liga Champions
Mikel Arteta menanggapi santai sindiran Wayne Rooney soal selebrasi Arsenal usai lolos ke final Liga Champions. The Gunners kini fokus memburu trofi Eropa pertama mereka.

HALLONEWS.ID – Pelatih Mikel Arteta akhirnya buka suara terkait kritik yang diarahkan kepada Arsenal setelah lolos ke final Liga Champions.
Arteta merespons santai sindiran legenda Manchester United, Wayne Rooney, yang menilai perayaan Arsenal terlalu berlebihan meski belum meraih trofi juara.
Arsenal sukses mengamankan tiket ke final UEFA Champions League usai menyingkirkan Atletico Madrid dengan agregat 2-1 pada semifinal. Keberhasilan tersebut langsung disambut meriah oleh para pemain, staf pelatih, hingga ribuan suporter di Stadion Emirates.
Arteta terlihat ikut merayakan kemenangan bersama para pemain di tengah lapangan. Momen itu kemudian menjadi bahan perdebatan di media Inggris setelah Rooney mengkritik cara Arsenal merayakan keberhasilan tersebut.
Dalam komentarnya di media Inggris, Rooney mengakui Arsenal tampil impresif musim ini. Namun, mantan striker timnas Inggris itu menilai selebrasi besar-besaran seharusnya dilakukan setelah memenangkan trofi, bukan hanya sekadar mencapai final.
Pernyataan Rooney memancing reaksi beragam dari penggemar sepak bola. Sebagian mendukung pendapat Rooney, tetapi tidak sedikit pula yang membela Arsenal karena menganggap keberhasilan lolos ke final Liga Champions merupakan pencapaian besar bagi klub asal London Utara tersebut.
Menanggapi kritik itu, Arteta memilih tidak terpancing emosi. Dalam konferensi pers jelang pertandingan Liga Inggris, pelatih asal Spanyol tersebut justru menanggapinya dengan santai.
“Anda harus menghormati setiap opini dan menempatkannya di tempat yang semestinya,” ujar Arteta seperti dikutip dari Sky Sports, Sabtu (9/5/2026).
Ketika ditanya lebih lanjut mengenai kritik “celebration police” yang ramai dibahas media Inggris, Arteta memberikan jawaban singkat namun tegas. “Itu tidak penting,” lanjutnya.
Arteta menegaskan fokus utama Arsenal saat ini adalah menjaga konsistensi permainan hingga akhir musim. Selain memburu gelar Liga Champions, Arsenal juga masih bersaing ketat dalam perebutan trofi Liga Inggris musim 2025/2026.
Pelatih berusia 44 tahun itu meminta anak asuhnya tetap fokus dan tidak terlena dengan pencapaian menuju final.
Menurutnya, mentalitas pemenang harus terus dijaga jika Arsenal ingin mengakhiri musim dengan trofi.
Di tengah kritik yang muncul, Arteta justru mendapat dukungan dari banyak pihak. Salah satunya datang dari legenda Arsenal, Ian Wright. Wright menyindir pihak-pihak yang terlalu sibuk mengomentari cara Arsenal merayakan kemenangan.
Ia menilai setiap tim berhak menikmati momen penting, terlebih Arsenal sudah cukup lama tidak mencapai final Liga Champions.
Selain itu, Arteta juga mengungkapkan dirinya menerima pesan ucapan selamat dari mantan mentornya di Manchester City, Pep Guardiola.
Meski kini menjadi rival dalam perebutan gelar Liga Inggris, Guardiola tetap memberikan dukungan kepada mantan asistennya tersebut.
Keberhasilan Arsenal menembus final Liga Champions musim ini memang menjadi sorotan besar di Eropa.
Klub berjuluk The Gunners itu berpeluang mencatat sejarah dengan meraih trofi Liga Champions pertama sepanjang sejarah klub.
Arsenal dijadwalkan menghadapi Paris Saint-Germain di partai final yang akan berlangsung akhir Mei mendatang.
Laga tersebut diprediksi menjadi salah satu final paling menarik dalam beberapa musim terakhir karena mempertemukan dua tim dengan performa impresif sepanjang kompetisi.
Kini, perhatian publik tertuju pada kemampuan Arteta membawa Arsenal menyelesaikan musim dengan gelar juara. Jika berhasil, semua kritik terkait selebrasi kemungkinan besar akan langsung berubah menjadi pujian.(wib)
