Nazir Masjid Agung At-Thohiriyah Resmi Ditetapkan, Pemkot Bogor Siap Lanjutkan Penataan Kawasan Empang
Pemkot Bogor bersiap melanjutkan penataan kawasan Empang setelah penetapan nazir Masjid Agung At-Thohiriyah. Wali Kota Dedie Rachim mengajak seluruh pihak menyusun desain kawasan tanpa menghilangkan nilai sejarah.

HALLONEWS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor membuka peluang baru untuk melanjutkan penataan kawasan Empang setelah Kantor Kementerian Agama Kota Bogor resmi menetapkan nazir Masjid Agung At-Thohiriyah.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, berharap seluruh pemangku kepentingan, termasuk pengelola masjid dan masyarakat sekitar Alun-Alun Empang, dapat kembali berdiskusi guna menyusun konsep penataan kawasan yang tetap menghormati nilai sejarah dan budaya yang telah lama melekat.
Menurut Dedie, penataan kawasan Empang harus mampu menghadirkan wajah baru tanpa menghilangkan identitas historis yang menjadi ciri khas wilayah tersebut.
Kawasan Empang sendiri memiliki sejarah panjang. Pada abad ke-18, sekitar tahun 1754 hingga 1761, wilayah yang dahulu dikenal sebagai Kampung Sukahati menjadi pusat pemerintahan Bupati Kampung Baru, Demang Wiranata, pada masa kolonial Belanda.
Perkembangan kawasan berlanjut pada tahun 1838 ketika pemerintah kolonial menerapkan kebijakan Wijkenstelsel yang menetapkan Empang sebagai kawasan permukiman masyarakat Arab.
Jejak sejarah tersebut masih dapat dirasakan hingga sekarang dan menjadi bagian penting dari warisan budaya Kota Bogor.
Sebelumnya, sejumlah rencana penataan kawasan sempat tertunda karena berbagai kendala.
Namun, dengan adanya penetapan nazir yang telah resmi, Pemkot Bogor menilai peluang untuk merealisasikan penataan kawasan kini kembali terbuka. (opy)
