Tragis! Cinta Segitiga Berujung Maut, Anak Punk Cikarang Tewas Ditikam

Seorang anak punk berinisial FA tewas ditikam rekannya di Cikarang Barat, Bekasi. Polisi menduga kasus ini dipicu persoalan asmara dan masih memburu pelaku.

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:00 WIB
Tragis! Cinta Segitiga Berujung Maut, Anak Punk Cikarang Tewas Ditikam
Ilustrasi anak punk tewas mengenaskan di Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Foto: Hallonews

HALLONEWS.ID – Kasus penikaman yang menewaskan seorang anak punk menggegerkan warga Kampung Lanai, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Sabtu (27/6) dini hari. Korban berinisial FA tewas setelah ditikam rekannya.

Kekinian korban diketahui tewas usai terlibat pertengkaran persoalan asmara atau terlibat cinta segitiga. Hingga kini, pelaku yang identitasnya telah dikantongi polisi masih dalam pengejaran petugas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum penikaman terjadi, korban dan pelaku diduga sudah beberapa kali terlibat cekcok sejak Jumat (26/6) malam.

Perselisihan keduanya diduga berkaitan dengan seorang perempuan berinisial M yang disebut menjadi pemicu konflik.

Seorang warga berinisal S mengatakan, pertengkaran antara korban dan pelaku tidak hanya terjadi di satu lokasi. Keduanya sempat berpindah tempat sebelum akhirnya berujung pada aksi penikaman menjelang waktu subuh.

“Informasinya mereka sempat ribut dari depan Kampung Kalijeruk, kemudian berlanjut ke Wangkal. Menjelang subuh korban diduga ditusuk oleh pelaku,” kata S kepada wartawan, Minggu (27/6/2026).

Akibat luka tusuk yang dideritanya, korban tidak berhasil diselamatkan.

FA dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk menjalani proses autopsi guna kepentingan penyelidikan.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat IPTU Engkus Kusnadi membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Menurutnya, penyidik masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk memastikan kronologi lengkap sekaligus motif di balik aksi penikaman tersebut.

”Masih kami dalami. Pelaku juga masih dalam pengejaran,” kata Engkus.

Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan pelaku atau memiliki informasi terkait peristiwa tersebut agar segera melapor guna mempercepat proses pengungkapan kasus. (dul)