Tragis! Italia Kembali Gagal ke Piala Dunia untuk Kali Ketiga Berturut-turut

Italia kembali gagal lolos ke Piala Dunia usai kalah adu penalti dari Bosnia. Kartu merah Bastoni jadi titik balik dramatis laga play-off.

Rabu, 1 April 2026 - 9:17 WIB
Tragis! Italia Kembali Gagal ke Piala Dunia untuk Kali Ketiga Berturut-turut
Gol cepat yang dicetak Moise Kean gagal membawa Italia lolos Piala Dunia 2026. (IG Azzurri for Hallonews)

HALLONEWS.ID – Kegagalan kembali menghantui Timnas Italia setelah mereka tersingkir secara dramatis dari babak play-off dan dipastikan absen di Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Kali ini, Bosnia dan Herzegovina jadi mimpi buruk Azzurri setelah menang dalam adu penalti usai bermain imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu.

Hasil ini memperpanjang catatan kelam Italia, yang sebelumnya juga gagal tampil di Piala Dunia 2018 di Rusia dan edisi 2022 di Qatar. Ironisnya, tim yang pernah jadi juara dunia empat kali itu kini mencatat sejarah negatif sebagai mantan juara pertama yang absen di tiga edisi berturut-turut.

Italia sebenarnya sempat berada di atas angin pada awal pertandingan. Gol cepat Moise Kean pada menit ke-15 membuka harapan lolos bagi skuad asuhan Gennaro Gattuso.

Kesalahan fatal kiper Bosnia, Nikola Vasilj, dimanfaatkan dengan baik oleh Kean untuk membawa Italia unggul.

Namun, momentum pertandingan berubah drastis menjelang akhir babak pertama. Bek andalan Alessandro Bastoni diganjar kartu merah pada menit ke-41 setelah melakukan pelanggaran terhadap Amar Memic. Keputusan tersebut menjadi titik balik yang merugikan Italia.

Bermain dengan 10 orang, Italia kesulitan mempertahankan keunggulan. Bosnia terus menekan hingga akhirnya berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Haris Tabakovic pada menit ke-79.

Skor 1-1 bertahan hingga perpanjangan waktu, memaksa laga ditentukan melalui adu penalti.

Dalam babak krusial tersebut, hanya Sandro Tonali yang berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna bagi Italia.

Sebaliknya, Bosnia tampil tanpa cela dengan mencetak seluruh penalti mereka, memastikan kemenangan dan tiket ke Piala Dunia.

Kekalahan ini terasa semakin menyakitkan bagi Italia. Terakhir kali mereka tampil di fase gugur Piala Dunia adalah saat menjuarai turnamen pada 2006 setelah mengalahkan Prancis melalui adu penalti.

Sejak saat itu, performa mereka terus menurun hingga kini gagal bahkan untuk sekadar lolos ke putaran final.

Sementara itu, Bosnia dan Herzegovina mencatat sejarah baru dengan lolos ke Piala Dunia untuk kedua kalinya setelah debut mereka pada 2014.

Mereka akan bergabung di Grup B bersama Kanada, Qatar, dan Swiss, membawa harapan baru bagi sepak bola negara tersebut.

Bagi Italia, ini bukan sekadar kekalahan, melainkan sinyal krisis yang semakin dalam—dan pertanyaan besar tentang masa depan Azzurri di panggung dunia. (wib)