Wagub Rano Bawa Misi Besar ke Italia, Produk Betawi Siap Tembus Pasar Eropa
Jakarta siapkan lompatan besar ke dunia. Wagub Rano dorong produk kreatif Betawi tampil di Milan dan menembus pasar Eropa.

HALLONEWS.ID – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, melakukan kunjungan kerja ke Italia dengan membawa misi memperkuat posisi Jakarta di panggung internasional.
Dalam lawatan tersebut, Rano bertemu dengan Duta Besar RI untuk Italia, Junimart Girsang.
Pertemuan itu membahas peluang kerja sama di sektor ekonomi kreatif, fesyen, budaya, pariwisata, hingga promosi produk lokal Jakarta ke pasar global.
Rano menegaskan, langkah tersebut menjadi bagian dari strategi besar menyambut usia Jakarta yang akan genap 500 tahun pada 2027.
“Tentu ini kesempatan yang sangat baik. Dalam satu tahun ke depan Jakarta akan semakin agresif membangun kerja sama dengan kota-kota global, termasuk kota penting di Italia,” ujar Rano dalam keterangannya, Kamis (14/5/2026).
Menurut Rano, Milan dipandang sebagai gerbang strategis bagi produk kreatif Jakarta. Kota tersebut dikenal sebagai salah satu pusat mode dunia sejajar dengan Paris, London, dan New York City.
Karena itu, Pemprov DKI Jakarta ingin membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha kreatif, terutama sektor fesyen, kriya, aksesori, serta produk budaya Betawi agar mampu menembus pasar global.
“Jakarta punya banyak produk kreatif yang bagus. Ada fesyen, kuliner, kriya, aksesori, sampai budaya Betawi yang punya karakter kuat. Tugas pemerintah adalah membuka jalan agar produk lokal bisa tampil di panggung dunia,” tegasnya.
Ia menambahkan, keikutsertaan Jakarta dalam ajang internasional seperti Paris Fashion Week dan Milan Fashion Week bukan sekadar seremoni, melainkan langkah nyata membangun citra Jakarta sebagai kota global yang tetap berakar pada budaya lokal.
“Jakarta ingin menjadi kota global, tetapi tetap membawa jiwanya sendiri. Karya anak muda, produk Betawi, dan kreativitas warga harus ikut melangkah ke panggung internasional,” kata Rano.
Sementara itu, Junimart Girsang menyatakan dukungannya terhadap target Jakarta masuk jajaran Top 50 Global City pada 2030.
“Saya kira kalau Jakarta ingin semakin maju, kerja sama seperti ini harus diperkuat. Milan sangat strategis untuk fesyen, desain, dan ekonomi kreatif,” ujarnya.
Ia juga mempersilakan produk-produk Jakarta dipromosikan melalui Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Milan sebagai pintu masuk menuju pasar Italia dan Eropa.
Sebagai langkah awal, berbagai produk ekonomi kreatif Jakarta akan dipamerkan di Galeri ITPC Milan pada 1–30 Juni 2026 dalam rangkaian menuju HUT ke-499 Kota Jakarta.
Produk yang akan ditampilkan antara lain kebaya encim, batik Betawi, aksesori, kriya, ornamen ondel-ondel, hingga makanan ringan khas Betawi. Melalui pameran tersebut, Jakarta ingin menunjukkan wajah baru yang modern, kompetitif, sekaligus tetap berakar pada budaya lokal. (fer)
