Boti Hunter Viral di Bogor, Aksi Kejar Transpuan Tuai Pro dan Kontra

Video aksi "boti hunter" di Kota Bogor viral di media sosial. Sejumlah pemuda mengejar transpuan di beberapa lokasi publik, memicu pro dan kontra di kalangan masyarakat

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:30 WIB
Boti Hunter Viral di Bogor, Aksi Kejar Transpuan Tuai Pro dan Kontra
ilustrasi trans gender. (Foto: Magnific for Hallonews).

HALLONEWS.ID – Video yang memperlihatkan sekelompok pemuda melakukan aksi yang mereka sebut sebagai “bersih-bersih boti” di sejumlah ruang publik di Kota Bogor viral di media sosial dan memicu beragam tanggapan dari masyarakat.

Dalam video yang beredar, sejumlah pemuda terlihat menyisir beberapa lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpul transpuan, di antaranya kawasan Bogor Trade Mall (BTM), Pasar Anyar, hingga Terminal Bubulak di Kecamatan Bogor Barat.

Aksi tersebut diklaim menyasar kelompok transpuan atau yang dalam bahasa gaul sering disebut “boti”.

Beberapa video memperlihatkan aksi kejar-kejaran ketika transpuan yang berada di lokasi berusaha menyelamatkan diri.

Salah satu video menunjukkan seorang transpuan berlari memasuki area pasar untuk menghindari kejaran massa.

Namun, ia tetap dikejar dan tampak menjadi sasaran lemparan sejumlah pemuda.

Fenomena yang dikenal di media sosial sebagai “boti hunter” belakangan muncul di berbagai daerah.

Kelompok yang melakukan aksi tersebut beralasan ingin merespons keresahan masyarakat terhadap keberadaan transpuan di sejumlah ruang publik.

Di sisi lain, aksi tersebut juga menuai kritik karena dinilai berpotensi mengarah pada tindakan persekusi atau main hakim sendiri.

Hingga saat ini belum ada informasi mengenai adanya laporan resmi kepada aparat terkait insiden yang terjadi dalam video tersebut.

Fenomena ini muncul di tengah perbincangan yang lebih luas mengenai wacana regulasi terhadap kelompok LGBT di Indonesia.

Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) pernah mendorong pemerintah dan DPR untuk menyusun aturan hukum yang lebih tegas terkait isu tersebut.

Di media sosial, respons warganet pun terbelah. Sebagian menyatakan simpati kepada transpuan yang menjadi sasaran aksi kejar-kejaran dan menilai tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan.

Sementara itu, sebagian lainnya menyatakan dukungan terhadap aksi para pemuda dengan alasan menjaga ketertiban di ruang publik.

Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun Pemerintah Kota Bogor terkait video viral tersebut. (opy)