Xi Jinping: Tahun Kuda Jadi Momentum Kebangkitan Besar Tiongkok, Dunia Harus Bersiap
Pidato Imlek Xi Jinping berubah jadi pernyataan kekuatan global: Tahun Kuda jadi momentum Tiongkok mempercepat modernisasi dan memimpin dunia.

HALLONEWS.ID-Presiden Tiongkok Xi Jinping memanfaatkan momen pergantian Tahun Baru Imlek untuk menyampaikan pesan politik yang tegas: Tiongkok akan melangkah lebih cepat, lebih kuat, dan lebih percaya diri di Tahun Kuda.
Dalam resepsi Festival Musim Semi 2026 di Balai Agung Rakyat, Sabtu (14/2/2026), Xi yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Partai Komunis Tiongkok dan Ketua Komisi Militer Pusat Tiongkok, menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru atas nama Komite Sentral dan Dewan Negara.
Namun di balik suasana perayaan, pidato Xi berubah menjadi manifesto politik dan arah masa depan Tiongkok di tengah dunia yang bergejolak.
“Kita meninggalkan Tahun Ular yang penuh ujian, tetapi kini memasuki Tahun Kuda, tahun keberanian, kecepatan, dan ketahanan. Dunia harus tahu: Tiongkok tidak akan melambat,” tegas Xi di hadapan lebih dari 2.000 pejabat dan tamu undangan.
Ekonomi Tumbuh, Teknologi Melesat, Militer Makin Kuat
Xi menegaskan bahwa sepanjang 2025, Tiongkok berhasil menahan tekanan global, mempertahankan pertumbuhan ekonomi, dan memperkuat kapasitas teknologi, pertahanan nasional, dan kekuatan nasional komposit.
“Ekonomi kita menunjukkan daya tahan luar biasa, dan pembangunan Tiongkok telah mencapai tahap baru yang lebih kokoh,” ujarnya.
Xi menekankan bahwa stabilitas politik dan ekonomi Tiongkok menjadi faktor kunci dalam menjaga keseimbangan global. Di saat banyak negara terombang-ambing, Beijing justru mengonsolidasikan kekuatan di dalam negeri melalui pemerintahan yang disiplin, efisien, dan berlandaskan hukum.
Pemerintahan Bersih dan Nasionalisme Baru
Xi juga menyoroti keberhasilan kampanye antikorupsi yang disebutnya sebagai “kemenangan moral dan politik.”
“Partai Komunis Tiongkok telah membuktikan bahwa pemerintahan bersih bukan sekadar slogan, melainkan fondasi masa depan negara,” katanya.
Ia memuji solidaritas rakyat lintas etnis yang menopang kemajuan negara di tengah lingkungan geopolitik yang kian rumit.
Pidato Xi menggambarkan kepercayaan diri baru Beijing sebagai pusat kekuatan global yang siap memimpin tata dunia baru, bukan hanya sebagai ekonomi besar, tetapi juga sebagai penentu arah moral dan politik internasional.
Tonggak Sejarah dan Agenda Global
Xi menyebut 2025 sebagai tahun penuh capaian bersejarah, mulai dari penyusunan Rencana Lima Tahun ke-15 (2026–2030), peringatan 80 tahun kemenangan Perang Perlawanan Rakyat Tiongkok melawan Jepang dan Perang Anti-Fasis Dunia, penetapan Hari Pemulihan Taiwan, perayaan hari jadi Daerah Otonom Xizang (Tibet) dan Xinjiang Uygur, hingga penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional ke-15 di Guangdong, Hong Kong, dan Makau.
Tiongkok juga mendorong Inisiatif Tata Kelola Global serta menjadi tuan rumah KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai dan Pertemuan Pemimpin Global tentang Perempuan, langkah yang disebut Xi sebagai bukti kepemimpinan Beijing dalam membentuk tatanan dunia baru yang lebih stabil.
“Di dunia yang dipenuhi gejolak dan ketidakpastian, Tiongkok adalah sumber energi positif dan kepastian global,” ujarnya.
Tahun Kuda: Simbol Kekuatan dan Percepatan
Tahun 2026 juga menandai ulang tahun ke-105 berdirinya Partai Komunis Tiongkok, sekaligus dimulainya Rencana Lima Tahun ke-15.
Xi menyerukan agar seluruh bangsa Tiongkok memulai “lima tahun emas” ini dengan pembangunan berkualitas tinggi, stabilitas sosial, dan keteguhan ideologis.
“Kuda dalam budaya Tiongkok melambangkan semangat pantang menyerah, kecepatan, dan kemenangan. Tahun ini, kita harus berlari sekencang kuda menuju modernisasi penuh,” kata Xi penuh keyakinan.
Pidato Xi disambut tepuk tangan panjang para pejabat tinggi, termasuk Li Qiang, Zhao Leji, Wang Huning, Cai Qi, Ding Xuexiang, Li Xi, dan Han Zheng, yang hadir di resepsi tersebut. (ren)
