Persaingan di F1 2026 Makin Panas! Anthony Davidson Bocorkan 6 Duet Pembalap Terkuat Jelang GP Australia
Anthony Davidson mengungkap enam duet pembalap terbaik F1 2026 jelang GP Australia di Albert Park. Dari McLaren hingga Ferrari, siapa paling difavoritkan?

HALLONEWS.ID – Jelang dimulainya Formula 1 2026 di Australian Grand Prix akhir pekan ini, analis dan mantan pembalap Anthony Davidson memberikan pandangan menariknya tentang enam pasangan pembalap terbaik yang memungkinkan meraih gelar musim ini.
Meskipun sebagian besar tim mempertahankan susunan pembalap dari musim lalu, analisis Sky Sport ini menilai beberapa kombinasi unggulan yang berpotensi menjadi penentu persaingan gelar dunia 2026.
Dia menyebut persaingan F1 2026 dipastikan semakin sengit. Menjelang seri pembuka musim di GP Australia ada enam pasangan pembalap terbaik yang dinilainya paling solid dan berpotensi mendominasi musim ini.
Balapan perdana yang digelar di Albert Park Circuit akan jadi panggung pembuktian bagi para kandidat juara. Regulasi baru dan stabilitas line-up membuat persaingan antartim papan atas semakin menarik untuk dinantikan.
Di posisi teratas, Davidson menjagokan duet Lando Norris dan Oscar Piastri bersama McLaren. Keduanya dinilai memiliki kecepatan yang seimbang dan mentalitas kompetitif yang sehat.
Menurut Davidson, kombinasi Norris yang agresif dan Piastri yang tenang serta presisi membuat McLaren jadi paket komplet. Jika konsistensi terjaga sejak awal musim, mereka berpeluang besar mengulang dominasi di klasemen konstruktor.
Selain kedua pembalap milik McLaren, kombinasi Mercedes juga diprediksi masuk radar juara. Duet George Russell dan Kimi Antonelli dinilai sebagai perpaduan pengalaman dan talenta muda.
Russell dikenal konsisten meraih poin, sementara Antonelli disebut-sebut sebagai rising star generasi baru. Jika mobil Mercedes kompetitif sejak awal, keduanya bisa jadi ancaman serius dalam perebutan podium.
Di tempat ketiga, Davidson menempatkan kombinasi duet Red Bull sebagai unggulan. Dia menyebut tak lengkap membahas F1 tanpa menjadikan Red Bull Racing sebagai unggulan.
“Juara dunia Max Verstappen masih jadi poros kekuatan tim. Ia kini didampingi Isack Hadjar yang naik kelas ke tim utama. Verstappen tetap pembalap paling komplet di grid. Tantangannya adalah bagaimana Hadjar mampu beradaptasi cepat dan membantu tim dalam perburuan gelar,” ungkapnya seperti dilansir SkySport, Selasa (3/3/2026).
Sorotan besar juga tertuju pada Ferrari yang diperkuat Charles Leclerc dan Lewis Hamilton. Kombinasi dua pembalap elite ini disebut sebagai salah satu line-up paling bertabur bintang.
Hamilton membawa pengalaman juara dunia, sementara Leclerc dikenal sebagai spesialis kualifikasi. Jika strategi dan reliabilitas mobil mendukung, Ferrari bisa jadi penantang serius musim ini.
Sementara Williams dan Haas juga tak bisa diremehkan. Williams dengan Alex Albon dan Carlos Sainz Jr. dinilai memiliki potensi mencuri poin besar.
Sementara Haas F1 Team yang mengandalkan Esteban Ocon dan Oliver Bearman jiga diprediksi tampil konsisten di zona tengah.
Musim F1 2026 ini bukan hanya soal siapa tercepat, tetapi juga siapa paling solid sebagai tim. Dengan kombinasi pembalap berpengalaman dan talenta muda yang lapar prestasi, GP Australia akhir pekan ini diyakini menjadi awal dari pertarungan panjang menuju gelar juara dunia.
Semua mata kini tertuju pada lampu start di Melbourne. Siapa duet paling kuat musim ini? Jawabannya akan mulai terungkap di tikungan pertama Albert Park.(wib)
