Profil Vidi Aldiano: Perjalanan Karier dan Perjuangan 6 Tahun Melawan Kanker

Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026) di usia 35 tahun setelah enam tahun melawan kanker ginjal. Dari panggung musik hingga ruang perawatan, kisah hidupnya adalah tentang talenta, keteguhan, dan rasa syukur.

Sabtu, 7 Maret 2026 - 19:49 WIB
Profil Vidi Aldiano: Perjalanan Karier dan Perjuangan 6 Tahun Melawan Kanker
Jenazah penyanyi dan penulis lagu Vidi Aldiano dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Minggu (8/3/2026) pagi. Foto: Instagram/@vidialdiano for Hallonews

HALLONEWS.ID – Suara lembut itu kini telah berhenti. Namun jejaknya akan tetap hidup dalam lagu-lagu yang pernah mengisi hati banyak orang.

Penyanyi Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026) di usia 35 tahun setelah enam tahun berjuang melawan kanker ginjal.

Kepergian Vidi bukan sekadar kehilangan bagi industri musik Indonesia, tetapi juga bagi banyak orang yang mengenalnya sebagai sosok hangat, optimistis, dan penuh semangat hidup.

Kabar duka itu pertama kali disampaikan oleh musisi Melly Goeslaw melalui media sosial.

“Innalillahi wainailaihi rojiun, selamat jalan @vidialdiano, kembali ke pangkuan Allah SWT di bulan suci Ramadan, sungguh diinginkan oleh semua hamba-Nya,” tulis Melly Goeslaw pada Sabtu (7/3/2026).

Anak Muda dengan Suara Istimewa

Vidi Aldiano lahir di Jakarta pada 29 Maret 1990. Sejak kecil ia telah menunjukkan ketertarikan besar terhadap dunia musik.

Lingkungan keluarga yang mendukung membuat bakatnya berkembang sejak usia muda.

Namun nama Vidi benar-benar dikenal publik ketika ia merilis album debut “Pelangi di Malam Hari” pada 2008.

Lagu “Nuansa Bening” menjadi salah satu karya yang melejitkan namanya dan membuat publik mengenal suara khasnya yang lembut dan emosional.

Sejak saat itu Vidi perlahan menempatkan dirinya sebagai salah satu penyanyi pop pria paling menonjol di generasinya.

Ia kemudian merilis sejumlah karya populer seperti “Status Palsu” (2010), “Yang Kedua” (2011), dan “Persona” (2016).

Lagu-lagunya banyak bercerita tentang cinta, kehidupan, dan perasaan manusia yang sederhana namun dalam.

Di luar dunia musik, Vidi juga dikenal aktif di dunia hiburan sebagai pembawa acara, aktor, serta pengusaha kreatif.

Dalam kehidupan pribadinya, Vidi menikah dengan aktris Sheila Dara Aisha pada Januari 2022. Hubungan mereka sering disebut sebagai salah satu pasangan selebritas yang hangat dan saling mendukung.

Diagnosis yang Mengubah Hidup

Karier Vidi yang terus menanjak tiba-tiba dihadapkan pada kenyataan pahit pada 2019.

Saat itu ia hanya berniat memeriksakan kondisi suaranya yang tiba-tiba menghilang. Namun dari pemeriksaan awal dokter menemukan tekanan darahnya sangat tinggi.

Kondisi itu terasa janggal karena keluarganya tidak memiliki riwayat hipertensi.

Pemeriksaan lanjutan di Singapura kemudian mengungkap sesuatu yang jauh lebih serius. Dokter menemukan benjolan berukuran sekitar lima sentimeter di ginjal kirinya. Diagnosis tersebut menjadi titik balik besar dalam hidupnya.

Beberapa hari setelah mengetahui penyakitnya, tepatnya pada 13 Desember 2019, Vidi menjalani operasi pengangkatan ginjal di Singapura. Sejak saat itu ia harus menjalani hidup dengan satu ginjal.

Hidup Berdampingan dengan Kanker

Setelah operasi, Vidi berusaha kembali menjalani kehidupan normal. Ia kembali bekerja, berkarya, dan tampil di panggung. Namun perjalanan melawan penyakit itu tidak berhenti di sana.

Pada September 2023, Vidi mengumumkan bahwa kanker yang dideritanya telah menyebar ke beberapa bagian tubuh. Sejak saat itu ia harus menjalani pengobatan secara rutin.

Setiap tiga minggu sekali, Vidi harus datang ke rumah sakit untuk menjalani terapi.

Meski demikian, ia tidak pernah benar-benar meninggalkan dunia yang ia cintai. Di tengah perjuangannya melawan penyakit, ia tetap merilis lagu baru berjudul “w u at?”.

Bagi banyak penggemarnya, hal itu menunjukkan bahwa Vidi adalah seorang pejuang.

Enam Tahun yang Mengubah Cara Pandang Hidup

Pada Minggu (15/12/2025), Vidi mengunggah refleksi pribadi yang menyentuh di akun Instagramnya. Unggahan tersebut menandai enam tahun sejak ia pertama kali didiagnosis kanker. Alih-alih mengeluh, ia justru mengungkapkan rasa syukur.

“Terima kasih kanker, untuk 6 tahun terakhir ini,” tulisnya.

Dalam tulisan tersebut ia mengakui penyakit itu mengubah banyak hal dalam hidupnya.

“Hari ini tepat 6 tahun saya berkenalan dengan hadiah Tuhan berupa kanker. Banyak perubahan sejak hari itu. Banyak prioritas berubah. Mindset shifted,” tulis Vidi.

Ia juga mengatakan penyakit itu membuatnya lebih menghargai hidup.

“Cara aku melihat dunia, bersyukur akan hal-hal yang sebelumnya enggak pernah disadari, dan bisa melihat sebuah cobaan menjadi sebuah hikmah,” tulisnya.

Perjuangan Terakhir

Di tahun-tahun terakhir hidupnya, Vidi sempat mengutarakan keinginannya untuk hiatus dari panggung musik.

Ia ingin fokus pada kesehatan dan proses penyembuhan. Namun hingga akhir hayatnya, ia tetap dikenang sebagai sosok yang tidak pernah kehilangan semangat.

Pada Sabtu (7/3/2026), setelah enam tahun perjalanan panjang melawan kanker, Vidi Aldiano mengembuskan napas terakhirnya.

Ia pergi pada usia yang masih sangat muda. Namun perjalanan hidupnya meninggalkan cerita yang lebih panjang dari sekadar angka usia.

Cerita tentang seorang penyanyi yang tidak hanya dikenal karena suaranya, tetapi juga karena keberanian menghadapi penyakit, keteguhan menjalani hidup, dan kemampuan untuk tetap bersyukur bahkan di tengah rasa sakit. (ren)