Tito Dampingi Prabowo Rayakan Idulfitri Bersama Warga Terdampak Bencana di Aceh

Presiden Prabowo Subianto merayakan Idulfitri di Aceh Tamiang bersama masyarakat terdampak bencana didampingi Tito Karnavian.

Sabtu, 21 Maret 2026 - 9:45 WIB
Tito Dampingi Prabowo Rayakan Idulfitri Bersama Warga Terdampak Bencana di Aceh
Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Presiden RI Prabowo Subianto, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya saat kunjungan Idulfitri di Aceh. Foto: Kemendagri for Hallonews

HALLONEWS.ID – Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera, Tito Karnavian, mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja sekaligus merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah bersama masyarakat terdampak bencana di Aceh Tamiang, Aceh.

Presiden Prabowo tiba di Aceh Tamiang pada Sabtu (21/3/2026) pagi dan disambut oleh Tito Karnavian bersama Gubernur Aceh Muzakir Manaf di Batalyon Infanteri Raider Khusus 111/Karma Bhakti.

Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan tersebut antara lain Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, serta Kepala Staf TNI Angkatan Darat Maruli Simanjuntak.

Kehadiran Presiden dan jajaran pemerintah pusat ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan masyarakat terdampak bencana tetap dapat merayakan Idulfitri dalam kondisi yang semakin pulih.

Bantuan Meugang Rp72,75 Miliar untuk Masyarakat Aceh

Kunjungan ini juga menjadi bagian dari perhatian pemerintah terhadap masyarakat Aceh, salah satunya melalui penyaluran bantuan sebesar Rp72,75 miliar untuk mendukung tradisi Meugang di Aceh.

Bantuan tersebut digunakan untuk pengadaan sapi yang didistribusikan ke 19 kabupaten/kota di Aceh, termasuk wilayah terdampak bencana.

Melalui program tersebut, sebanyak 3.042 desa mendapatkan alokasi bantuan, dengan masing-masing desa menerima sekitar Rp50 juta untuk pembelian sapi.

“Intinya adalah 3.042 desa, warganya harus mendapatkan bagian daging sapi,” ujar Tito.

Program ini tidak hanya bertujuan menjaga tradisi Meugang tetap berjalan, tetapi juga membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan menjelang Lebaran sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

Dorong Pemulihan Ekonomi Daerah

Tito menegaskan bahwa bantuan pemerintah tidak hanya berfokus pada aspek kemanusiaan, tetapi juga dirancang untuk mendorong pemulihan ekonomi daerah pascabencana.

Menurutnya, bantuan yang langsung disalurkan kepada masyarakat akan meningkatkan daya beli dan menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di daerah.

“Kalau masyarakat punya daya beli, mereka akan belanja. Dari situ ekonomi bergerak, pasar hidup kembali, dan pertumbuhan ekonomi bisa pulih,” ujarnya.

Pemerintah berharap melalui bantuan sosial, dukungan tradisi lokal seperti Meugang, serta percepatan pembangunan hunian, masyarakat terdampak bencana dapat merayakan Idulfitri dengan kondisi yang semakin pulih, baik secara sosial maupun ekonomi.

Kehadiran Presiden di Aceh Tamiang juga diharapkan menjadi penyemangat bagi masyarakat serta memastikan seluruh program pemulihan berjalan tepat sasaran dan tepat waktu. (agn)