NPCI Kabupaten Bogor Borong Medali ASEAN Para Games
Atlet disabilitas NPCI Kabupaten Bogor sukses meraih 23 medali di ASEAN Para Games 2025 di Thailand.

HALLONEWS.ID – Atlet-atlet disabilitas yang tergabung dalam National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bogor kembali menorehkan prestasi di ajang internasional. Mereka sukses menyumbangkan total 23 medali pada ajang ASEAN Para Games 2025 yang digelar di Nakhon Ratchasima pada 20–26 Januari 2026.
Perolehan tersebut terdiri dari 8 medali emas, 12 medali perak, dan 3 medali perunggu dari berbagai cabang olahraga, sekaligus menunjukkan daya saing atlet disabilitas Indonesia di tingkat internasional.
Ketua NPCI Kabupaten Bogor, Muhammad Misbah, mengatakan keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja keras dan disiplin para atlet dalam menjalani latihan.
“Mereka adalah atlet-atlet berpengalaman yang telah sering mengikuti berbagai kejuaraan, baik tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya, Sabtu (28/3/2026).
Prestasi di Berbagai Cabang Olahraga
Di cabang atletik, Yohanis Bili meraih satu medali emas dari nomor lempar lembing serta dua medali perunggu dari nomor tolak peluru dan lempar cakram.
Pada cabang balap sepeda, Muhammad Fadli Imammuddin tampil dominan dengan meraih tiga medali emas dari nomor time trial, individual pursuit, dan road race. Rekannya, Sufyan Saori, turut menyumbangkan dua medali perak.
Di cabang bulutangkis, Muh Al Imran meraih medali perak nomor tunggal putra.
Cabang catur menjadi penyumbang medali terbanyak. Debi Ariesta meraih satu emas, empat perak, dan satu perunggu, sedangkan Inrizal St. Marajo menambah tiga medali perak dari nomor beregu.
Di cabang judo tunanetra, Rafli Ahnaf Shidqi meraih medali emas, sementara Rizal Saepul Azis menyumbangkan medali perak.
Kontribusi medali juga datang dari cabang panahan melalui Noviera Ross yang meraih medali perak, serta dari cabang tenis meja melalui Hamida yang meraih dua medali emas.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa atlet disabilitas memiliki kemampuan yang setara dengan atlet pada umumnya. Dengan keterbatasan yang dimiliki, mereka justru menunjukkan semangat juang, ketangguhan mental, dan dedikasi tinggi.
“NPCI adalah olahraga prestasi yang sudah setara dengan olahraga umum,” tegas Misbah.
Ke depan, NPCI Kabupaten Bogor berharap adanya peningkatan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bogor, terutama dalam penyediaan fasilitas latihan dan pembangunan wisma atlet khusus sebagai pusat pembinaan olahraga disabilitas.
Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah dan Indonesia di tingkat internasional. (opy)
