Spanyol Tutup Wilayah Udara untuk Pesawat Militer AS, Hubungan dengan Trump Memanas
Spanyol menutup wilayah udaranya bagi pesawat militer AS yang terlibat perang Iran, memicu ketegangan diplomatik dengan Presiden AS Donald Trump.

HALLONEWS.ID — Pemerintah Spanyol resmi menutup wilayah udaranya bagi pesawat militer Amerika Serikat yang terlibat dalam operasi perang terhadap Iran. Kebijakan tersebut semakin memperkeruh hubungan antara Madrid dan Washington yang sebelumnya sudah memanas akibat perbedaan sikap terhadap konflik di Timur Tengah.
Keputusan tersebut dikonfirmasi oleh Menteri Luar Negeri Spanyol José Manuel Albares yang menyatakan bahwa Spanyol tidak akan mengizinkan penerbangan apa pun yang terkait konflik Iran melintasi wilayah udara negara tersebut.
Menurut Albares, yang dikutip dari Euronews, Senin (30/3/2026), Spanyol tidak ingin terlibat dalam tindakan yang dapat memperluas konflik dan keputusan itu mencerminkan sikap mayoritas masyarakat Spanyol yang menolak perang serta sejalan dengan prinsip-prinsip hukum internasional.
Larangan Termasuk Pangkalan Militer AS
Selain menutup wilayah udara, pemerintah Spanyol juga membatasi penggunaan pangkalan militer yang selama ini digunakan oleh Amerika Serikat, termasuk pangkalan angkatan laut di Rota dan pangkalan udara di Morón.
Pembatasan ini sebelumnya hanya berlaku untuk dua pangkalan tersebut, namun kini diperluas menjadi larangan penggunaan seluruh wilayah udara Spanyol untuk operasi militer terkait konflik Iran.
Keputusan ini berpotensi menyulitkan logistik militer AS karena Spanyol berada di jalur penerbangan strategis antara Amerika Serikat dan Timur Tengah.
Trump Ancam Putus Perdagangan dengan Spanyol
Ketegangan semakin meningkat setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan memutus hubungan perdagangan dengan Spanyol karena Madrid menolak mengizinkan pangkalan militernya digunakan untuk operasi militer terhadap Iran.
Trump bahkan mengkritik Spanyol secara terbuka dan menyebut negara tersebut tidak berkontribusi cukup dalam anggaran pertahanan.
Sementara itu, pemerintah Spanyol tetap pada pendiriannya bahwa konflik tersebut merupakan perang sepihak yang melanggar hukum internasional dan Spanyol tidak akan berpartisipasi dalam operasi militer tersebut.
Ketegangan Diplomatik Madrid–Washington
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menjadi salah satu pemimpin Eropa yang paling vokal menentang serangan militer terhadap Iran dan menyebut tindakan tersebut sebagai langkah yang berbahaya dan berpotensi memperluas konflik global.
Keputusan Spanyol menutup wilayah udara bagi pesawat militer AS kini menjadi salah satu langkah diplomatik paling tegas dari negara Eropa terhadap operasi militer Amerika Serikat di Timur Tengah, sekaligus menandai meningkatnya ketegangan antara sekutu NATO tersebut. (ren)
