Go Youn Jung Berbagi Cerita Karakternya dalam Drama “We Are All Trying Here.”
Go Youn Jung, yang memerankan Byun Eun Ah dalam drama “We Are All Trying Here.”, seorang PD perencana di Choi Film.

HALLONEWS.ID – Go Youn Jung telah berbagi pemikirannya tentang karakternya dalam drama JTBC mendatang “We Are All Trying Here.”
“We Are All Trying Here” mengisahkan tentang Hwang Dong Man ( Koo Kyo Hwan ), yang dikelilingi oleh teman-teman yang sukses, dan percaya bahwa dialah satu-satunya yang hidupnya tidak berjalan sesuai harapan.Diliputi oleh kesedihan, iri hati, dan kecemburuan, ia memulai perjalanan untuk mencari kedamaian.
Go Youn Jung, yang memerankan Byun Eun Ah, seorang PD perencana di Choi Film, memulai dengan berbagi kesan pertamanya tentang naskah tersebut:
“Karena ceritanya berlatar di industri tempat saya berada, rasanya alami dan tidak asing, dan ada banyak aspek yang sangat saya pahami,” ujar Go Youn Jung aktris pemeran “We Are All Trying Here” dalam keterangan pers seperti dikutip, Jumat (3/4/2026).
Dia juga menyoroti unsur komedi yang lebih menonjol dalam drama tersebut. Dia menambahkan, humornya bukan sekadar ringan, humor itu membawa nuansa gelap dan pahit, menciptakan suasana seperti ‘sitkom hitam,’ yang menurut saya sangat mengesankan.
Byun Eun Ah mungkin tampak tangguh mendapatkan julukan “Sutradara Kapak” di tempat kerja karena kritik naskahnya yang tajam tetapi di balik permukaan, dia adalah karakter yang hidup dengan kecemasan eksistensial.
Go Youn Jung menggambarkannya sebagai “seseorang yang menerapkan standar yang lebih ketat pada dirinya sendiri secara internal, berulang kali bertanya, ‘Apakah aku benar-benar orang yang berharga?'”
Dia lebih lanjut menjelaskan, ketika kewalahan oleh stres atau kecemasan yang ekstrem, alih-alih menangis, dia malah mimisan.
Daripada mengekspresikan emosinya secara lahiriah, dia menekankan emosi tersebut, melanjutkan pergumulan batin yang lebih tenang namun lebih dalam.
Oleh karena itu, Go Youn Jung fokus pada penyampaian perubahan internal karakter yang halus.
“Saya memperhatikan detail seperti perubahan kecil dalam tatapan, ritme bicara, dan intonasi nada di akhir kalimat,” katanya.
“Karena dia adalah karakter dengan banyak ruang kosong, saya bekerja keras untuk mengisi ruang itu dengan substansi,” ucapnya.
Go Youn Jung juga mengungkapkan kepercayaannya pada lawan mainnya, Koo Kyo Hwan:
“Saya sering merasa seperti benar-benar sedang melihat Hwang Dong Man. Meskipun ia memiliki energi yang cerah dan ceria, ada juga upaya dan pergumulan batin yang konstan dan tak terlihat, yang sangat mirip dengan Hwang Dong Man,” sambungnya.
Ia menambahkan, aktingnya memiliki rasa keteraturan yang jelas dalam kebebasannya. Hwang Dong Man yang saya bayangkan menjadi nyata dengan cara yang jauh lebih berwarna dan multidimensi daripada yang diharapkan, dan saya banyak belajar serta merasa terinspirasi.
Kisah Hwang Dong Man dan Byun Eun Ah yang akan membawa “lampu hijau” ke dalam kehidupan banyak orang yang merasa “terjebak” dalam rasa tidak berharga adalah salah satu poin penting yang perlu diperhatikan.
Go Youn Jung menggambarkan hubungan mereka sebagai “tidak terlalu mencolok di masyarakat, tetapi mereka secara naluriah mengenali nilai satu sama lain dan menawarkan kenyamanan.”
Sesuai dengan interpretasinya, Byun Eun Ah adalah satu-satunya yang memahami bahwa ocehan Hwang Dong Man yang terus-menerus berasal dari kecemasan dan kesepian yang ia sembunyikan.
“Saya merasa bahwa kata-kata yang diucapkan Byun Eun Ah untuk mendukung Hwang Dong Man pada akhirnya adalah hal-hal yang ingin dia katakan kepada dirinya sendiri,” ujar Go Youn Jung.
Dia melanjutkan, itu adalah momen-momen di mana dia menghibur dirinya sendiri sambil menghibur orang lain, yang membuat hubungan mereka terasa lebih dalam dan lebih tulus.
Terakhir, Go Youn Jung menyampaikan harapan tulusnya: “Melalui perjalanan Byun Eun Ah, saya berharap para penonton dapat melihat perasaan ‘tidak berharga’ bukan sebagai sesuatu yang harus dihilangkan, tetapi sebagai proses pemahaman, penerimaan, dan penemuan makna baru.”
“Saya berharap Anda dapat merasakan sedikit kebebasan dalam mengakui dan menerima diri sendiri dalam proses tersebut,” tandasnya. (agn)
