Suasana Tenang di Sinak, Satgas Cartenz Kawal Ibadah Prapaskah Tanpa Gangguan

Kisah pengamanan humanis Satgas Damai Cartenz di Sinak, Papua Tengah, yang menghadirkan rasa aman saat ibadah prapaskah dan mendapat respons hangat warga.

Minggu, 5 April 2026 - 15:30 WIB
Suasana Tenang di Sinak, Satgas Cartenz Kawal Ibadah Prapaskah Tanpa Gangguan
Suasana di Distrik Sinak terasa lebih tenang saat warga menjalankan ibadah prapaskah. hallonews

HALLONEWS.ID – Pagi itu, suasana di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, terasa lebih tenang dari biasanya. Di tengah pegunungan yang sunyi, umat Katolik mulai berdatangan ke Gereja Santa Elisabeth untuk menjalankan ibadah prapaskah, Sabtu (4/4/2026).

Di sekitar gereja, sejumlah personel berseragam tampak berjaga. Namun, kehadiran mereka tidak menghadirkan ketegangan. Sebaliknya, suasana terasa lebih aman dan hangat.

Mereka adalah personel Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz 2026 yang bertugas mengamankan jalannya ibadah. Dengan pendekatan humanis, aparat tidak hanya berdiri mengawasi, tetapi juga menyapa warga, berinteraksi, bahkan membantu memastikan kegiatan berjalan lancar.

Bagi masyarakat Sinak, kehadiran aparat di momen ibadah seperti ini membawa rasa tenang tersendiri. Di wilayah yang kerap menghadapi dinamika keamanan, jaminan rasa aman menjadi hal yang sangat berarti.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Irjen Pol Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa pengamanan kegiatan keagamaan merupakan bagian penting dari tugas Polri.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang. Kehadiran kami adalah untuk memberikan rasa aman,” ujarnya, Minggu (5/4/2026).

Pendekatan yang digunakan pun tidak semata soal pengamanan, tetapi juga membangun kepercayaan.

Untitled 22 2
Suasana di Distrik Sinak terasa lebih tenang saat warga menjalankan ibadah prapaskah. hallonews

Wakil Kepala Operasi, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menekankan pentingnya cara-cara persuasif dalam bertugas.

“Kami mengedepankan pendekatan humanis agar masyarakat merasa nyaman dan tidak berjarak dengan aparat,” katanya.

Selama pelaksanaan ibadah, situasi berlangsung kondusif. Tidak ada gangguan yang berarti, dan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan khidmat.

Respons masyarakat pun positif. Kehadiran aparat dinilai bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberi rasa tenteram bagi umat yang sedang beribadah.

Di Sinak, pengamanan bukan sekadar rutinitas.

Ia menjadi jembatan yang menghubungkan aparat dengan masyarakat—membangun rasa saling percaya di tengah berbagai tantangan.

Operasi Damai Cartenz 2026 sendiri terus berupaya menjaga stabilitas keamanan di Papua, tidak hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga lewat pendekatan yang lebih dekat dan manusiawi.

Di tengah keterbatasan dan tantangan wilayah, momen ibadah prapaskah di Sinak menjadi bukti bahwa rasa aman bisa dihadirkan. Bahwa di balik seragam, ada upaya untuk menjaga ketenangan, agar doa-doa dapat dipanjatkan tanpa rasa khawatir. (min)