Peringati Hari TB Sedunia, LKC Dompet Dhuafa Gencarkan Skrining dan Dukungan Nutrisi di Muara Enim

Peringati Hari TB Sedunia, LKC Dompet Dhuafa Sumsel gencarkan skrining TBC, edukasi kesehatan, dan bantuan nutrisi bagi pasien di Muara Enim.

Selasa, 21 April 2026 - 23:00 WIB
Peringati Hari TB Sedunia, LKC Dompet Dhuafa Gencarkan Skrining dan Dukungan Nutrisi di Muara Enim
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Sumatera Selatan menggelar serangkaian kegiatan edukasi kesehatan, skrining TBC, serta penyaluran paket nutrisi bagi pasien di Kabupaten Muara Enim. Foto: dok Dompet Dhuafa

HALLONEWS.ID – Memperingati Hari Tuberkulosis (TB) Sedunia, Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Sumatera Selatan menggelar serangkaian kegiatan edukasi kesehatan, skrining TBC, serta penyaluran paket nutrisi bagi pasien di Kabupaten Muara Enim.

Kegiatan ini berlangsung di Gedung Serba Guna Desa Pagar Dewa, Kecamatan Tanjung Agung, pada 17 April 2026, dengan total 73 penerima manfaat.

Program tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya TBC, mendorong deteksi dini, serta memberikan dukungan berkelanjutan bagi pasien selama masa pengobatan.

Edukasi kesehatan diberikan langsung oleh tenaga medis dari Puskesmas Tanjung Agung. Materi yang disampaikan meliputi cara penularan TBC, langkah pencegahan, hingga pentingnya menjalani pengobatan secara tuntas agar tidak menimbulkan resistensi obat.

Selain edukasi, kegiatan skrining TBC dilakukan oleh tim LKC Dompet Dhuafa Sumatera Selatan yang berkolaborasi dengan tenaga kesehatan puskesmas dan kader posyandu. Kolaborasi ini dinilai penting untuk memperluas jangkauan layanan dan memastikan masyarakat yang berisiko dapat terdeteksi lebih awal.

Sebagai tindak lanjut, LKC Dompet Dhuafa juga melakukan intervensi melalui program home visit atau kunjungan langsung ke rumah pasien. Pada bulan ini, sebanyak 8 pasien TBC menerima bantuan paket nutrisi guna menunjang proses pemulihan.

Kepala LKC Dompet Dhuafa Sumatera Selatan, Tri Hartati, menjelaskan bahwa dalam setiap kunjungan, tim tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga melakukan pemantauan kondisi kesehatan pasien.

“Tim memeriksa kartu obat, menimbang berat badan, serta mengecek kadar hemoglobin (Hb). Kami juga terus mengingatkan pentingnya kepatuhan minum obat dan peran keluarga dalam mendukung kesembuhan pasien,” ujarnya.

Menurutnya, dukungan keluarga menjadi faktor penting dalam keberhasilan pengobatan TBC, mengingat durasi terapi yang cukup panjang dan membutuhkan kedisiplinan tinggi dari pasien.

Melalui rangkaian kegiatan ini, LKC Dompet Dhuafa berharap masyarakat semakin memahami bahaya TBC serta pentingnya deteksi dini dan pengobatan yang tepat. Upaya ini juga menjadi bagian dari kontribusi lembaga dalam mendukung program penanggulangan TBC di Indonesia.

Dengan pendekatan edukasi, skrining, dan intervensi nutrisi, diharapkan angka kesembuhan pasien TBC dapat meningkat, sekaligus menekan angka penularan di masyarakat.(adv)