Brighton Bantai Chelsea 3-0, Rekor Buruk The Blues Berlanjut

Brighton kalahkan Chelsea 3-0 di Premier League. The Blues catat rekor buruk tanpa gol dan terpuruk dalam lima laga beruntun.

Rabu, 22 April 2026 - 10:46 WIB
Brighton Bantai Chelsea 3-0, Rekor Buruk The Blues Berlanjut
Danny Welbeck (kanan) mencetak gol ketiga Brighton saat mengalahkan Chelsea 3 - 0 dalam lanjutan Premier League. (IG Brighton for Hallonews)

HALLONEWS.ID – Brighton & Hove Albion tampil perkasa saat menjamu Chelsea dalam lanjutan Premier League. Bermain di kandang sendiri, Brighton sukses menggilas tamunya dengan skor telak 3-0, Rabu (22/4/2026).

Sejak peluit awal dibunyikan, Brighton langsung menekan pertahanan Chelsea. Hasilnya, gol cepat tercipta pada menit ketiga melalui Ferdi Kadioglu. Gol tersebut jadi awal dari dominasi tuan rumah yang tampil lebih agresif dan terorganisir.

Chelsea mencoba merespons, namun justru kesulitan menembus pertahanan Brighton. Minimnya kreativitas lini tengah serta buruknya penyelesaian akhir membuat The Blues tak mampu menciptakan peluang berarti sepanjang babak pertama.

Memasuki paruh kedua, Brighton semakin menunjukkan kualitasnya. Jack Hinshelwood menggandakan keunggulan pada menit ke-56 setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang Chelsea. Situasi semakin memburuk bagi tim tamu yang terlihat kehilangan arah permainan.

Gol ketiga akhirnya tercipta di penghujung laga melalui Danny Welbeck. Skor 3-0 pun menutup pertandingan sekaligus memastikan kemenangan meyakinkan bagi Brighton.

Kekalahan ini memperpanjang tren negatif Chelsea. Tim asuhan Liam Rosenior kini tercatat menelan lima kekalahan beruntun di liga tanpa mencetak satu gol pun. Catatan tersebut menjadi yang terburuk bagi klub sejak tahun 1912.

Usai pertandingan, Rosenior mengaku sangat kecewa dengan performa anak asuhnya. Ia menilai timnya tampil di bawah standar dan menyoroti kurangnya mentalitas serta determinasi di lapangan.

Di sisi lain, kemenangan ini membawa Brighton naik ke papan atas klasemen dan menjaga peluang mereka untuk tampil di kompetisi Eropa musim depan. Sementara itu, Chelsea justru semakin terpuruk dan terancam gagal finis di zona Eropa.

Dengan performa yang belum menunjukkan perbaikan, tekanan terhadap kursi kepelatihan Rosenior semakin besar. Jika tidak segera bangkit, musim Chelsea bisa berakhir dengan kekecewaan besar tanpa trofi maupun tiket ke kompetisi Eropa. (wib)