Viral Dugaan Debt Collector Bawa Senpi di Lebak, Polisi Masih Lakukan Pendalaman

Video keributan warga dengan rombongan diduga debt collector di Malingping, Lebak, viral di media sosial. Polisi masih mendalami dugaan adanya senjata api dalam insiden tersebut.

Minggu, 24 Mei 2026 - 3:00 WIB
Viral Dugaan Debt Collector Bawa Senpi di Lebak, Polisi Masih Lakukan Pendalaman
Diduga rombongan debt collector terlibat cekcok dengan warga di Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak. Foto Cuplikan Video Warga For HalloNews.id

HALLONEWS.ID – Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait video viral yang memperlihatkan keributan antara warga dan sekelompok pria yang diduga debt collector atau mata elang (Matel) di Kampung Sangiang, Desa Sangiang, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten.

Dalam rekaman yang beredar di media sosial, situasi terlihat memanas setelah warga mempertanyakan kedatangan rombongan tersebut yang disebut masuk ke lingkungan permukiman tanpa koordinasi dengan aparat setempat.

Ketegangan semakin meningkat ketika muncul dugaan adanya senjata api yang dibawa oleh beberapa orang dalam rombongan itu.

Warga menilai keberadaan kelompok tersebut membuat masyarakat resah. Adu mulut pun sempat terjadi hingga mengundang perhatian warga sekitar.

Beberapa warga terdengar meminta persoalan diselesaikan secara terbuka dan tidak menimbulkan intimidasi di lingkungan masyarakat.

Seorang anggota Babinsa yang berada di lokasi terlihat mencoba menenangkan situasi agar keributan tidak berkembang lebih jauh.

Aparat meminta kedua belah pihak menahan diri sambil menunggu proses pemeriksaan dari kepolisian.

Kapolsek Malingping AKP Dadan saat dikonfirmasi pada Sabtu (23/05/2026) membenarkan adanya peristiwa tersebut. Namun, pihaknya belum dapat memastikan dugaan adanya senjata api dalam insiden itu.

“Masih dalam penyelidikan. Untuk dugaan membawa senjata api belum bisa dipastikan karena dari video yang beredar belum terlihat jelas. Saat ini kami masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak,” ujar Dadan.

Polisi juga masih mendalami identitas rombongan yang diduga debt collector tersebut serta tujuan kedatangan mereka ke lokasi kejadian. Hingga kini situasi disebut telah kondusif, sementara penyelidikan masih terus berjalan.(esa)